
sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota. (Fajar R Vesky/Anggota DPRD Kab. 50 Kota)
JawaPos.com - Fenomena alam yang terjadi di Situjuah, Kabupaten Limapuluh, Sumatera Barat tengah mendapatkan perhatian masyarakat.
Sejak munculnya lubang raksasa pada 4 Januari 2026, warga pun berbondong-bondong mengambil air yang ada di lubang tersebut.
Awal kemunculan sinkhole, atau lubang besar memiliki diameter 10 meter dengan kedalaman sekitar 15 meter hingga 20 meter. Dan didalamnya terdapat air jernih. Meskipun airnya jernih, air tersebut tak layak untuk diminum, sebab berpotensi tercemar bakteri berbahaya.
Apa itu Sinkhole?
Menurut Science for a Changing World, sinkhole merupakan lubang yang berbentuk cekungan tanah yang tidak memiliki saluran untuk mengalirkan air ke luar. Oleh sebab itu, air yang berada di dalam sinkhole tidak dapat mengalir ke sungai, sawah atau tempat lain di permukaan tanah.
Air hujan yang masuk ke dalam sinkhole akan terkumpul dalam satu lubang, karena tidak adanya drainase alami. Air tersebut perlahan akan meresap ke dalam tanah dan mengalir ke lapisan bawah tanah.
Sinkhole tak hanya berbentuk lingkaran saja, fenomena alam ini dapat muncul dalam berbagai bentuk dan lingkungan yang berbeda tergantung pada komposisi batuan dan berbagai proses pembentukannya.
Penyebab terbentuknya Sinkhole
Meski sinkhole adalah fenomena alam, British Geological Survey menyebutkan bahwa pembentukan sinkhole seringkali dipercepat dan dipicu oleh perilaku manusia, seperti saluran pembuangan yang rusak, pipa air utama dan pipa pembuangan limbah, atau drainase yang dimodifikasi dan pengalihan air permukaan.
Sehingga hal itu menyebabkan sedimen terbawa ke material di bawahnya, dan menyebabkan penurunan permukaan tanah.
Berikut ini lima penyebab terbentuk sinkhole menurut Natural Environment Research Council dikutip oleh JawaPos.com:
Hujan deras atau banjir permukaan dapat memicu runtuhnya rongga yang biasanya stabil, terutama yang terbentuk di dalam endapan permukaan
Kebocoran pipa drainase, pecahnya pipa air utama, irigasi, atau bahkan tindakan mengosongkan kolam renang.
Konstruksi dan pembangunan juga merupakan penyebabnya. Modifikasi drainase permukaan atau perubahan beban yang dikenakan pada tanah tanpa dukungan yang memadai dapat menyebabkan terbentuknya lubang runtuhan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
