
Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa)
JawaPos.com - Fenomena munculnya lubang raksasa atau sinkhole di area persawahan Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memicu reaksi tak terduga dari masyarakat. Meski kondisi lahan masih rawan, sejumlah warga justru nekat mengambil air dari dalam lubang tersebut karena percaya bisa menjadi obat.
Menanggapi hal ini, tim ahli dari Badan Geologi Bandung yang diterjunkan Kementerian ESDM memberikan peringatan keras. Warga diminta untuk tidak mengonsumsi atau mengambil air tersebut sebelum ada hasil kajian ilmiah yang jelas.
Tim ahli Badan Geologi tiba di lokasi pada Kamis pagi (8/1) untuk memulai kajian teknis. Taufik Wirabuana, salah satu anggota tim, mengaku menyayangkan aksi warga yang terpengaruh informasi tidak jelas di media sosial terkait khasiat air sinkhole.
"Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya," ujar Taufik Wirabuana dalam keterangannya, Jumat (9/1).
Ia menegaskan, fokus tim saat ini adalah melakukan pemeriksaan cepat terhadap kondisi tanah dan kandungan air untuk mengungkap fenomena apa yang sebenarnya terjadi di kawasan Pombatan tersebut.
Kajian Cepat Selama Dua Hari
Tim geologi berencana melakukan pengambilan data secara intensif guna memastikan keamanan lokasi bagi pemukiman dan pertanian warga.
"Rencananya, Sabtu sampai Minggu. Kita di sini belum all-out. Kita hanya fokus pada kajian cepat, pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Melihat fenomena tanahnya seperti apa, airnya seperti apa. Kondisi sinkhole di sini, tentu berbeda dengan di Jawa," tambah Taufik.
Kehadiran tim ini merupakan respons cepat dari Kementerian ESDM setelah menerima laporan mengenai kekhawatiran masyarakat serta maraknya spekulasi liar di tengah warga.
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, yang mendampingi tim di lapangan, berharap hasil kajian teknis ini segera keluar. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak lagi mendatangi lokasi untuk tujuan yang berisiko.
"Semoga dengan kedatangan tim dan kajian teknis dari Badan Geologi, bisa menjawab berbagi spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole ini," ujar Fajar.
Hasil kajian ini nantinya akan menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengambil langkah mitigasi bencana selanjutnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
