
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (11/1).(Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (11/1). Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis nasional, termasuk rencana peresmian infrastruktur energi terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/1) besok.
Rapat terbatas itu turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia; Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Roeslani; Menteri Pertanian Amran Sulaiman; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
“Di hari Minggu ini, 11 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagaimana dalam unggahan Instagram Setkab, Minggu (11/1).
Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada penguatan industri nasional, terutama sektor tekstil dan garmen. Teddy menjelaskan, Presiden mendorong revitalisasi rantai pasok sebagai langkah konkret memperkuat daya saing industri dalam negeri.
“Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil/garmen, salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain,” ucapnya.
Selain itu, penguatan sektor otomotif dan elektronik turut menjadi pembahasan. Menurut Teddy, Presiden menekankan pentingnya investasi dalam pengembangan teknologi semikonduktor untuk menopang industri masa depan Indonesia.
“Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” ucapnya.
Rapat terbatas tersebut juga membahas perkembangan proyek hilirisasi nasional. Teddy menyebut Presiden menerima laporan terkait rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai USD 6 miliar.
Agenda lain yang menjadi perhatian Presiden adalah rencana peresmian RDMP Balikpapan, pad Senin (12/1) besok. Teddy menegaskan bahwa persiapan peresmian telah dibahas secara menyeluruh untuk memastikan kelancaran pelaksanaan.
“Rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan pada esok hari, Senin, 12 Januari 2026,” pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
