
99 transmigran asal Jateng yang menjadi korban terdampak bencana alam di Aceh dipulangkan ke daerah asal masing-masing. (DPP Perempuan Bangsa)
JawaPos.com - Tidak kurang dari 99 korban bencana alam di Aceh menyampaikan aspirasi kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Sebagai transmigran asal Jawa, mereka memohon untuk dipulangkan kembali ke daerah asal pasca banjir bandang menerjang Aceh hingga porak-poranda. Aspirasi tersebut langsung didengar.
Pada Sabtu (20/12), 99 transmigran tersebut sudah mendarat di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim). Menko Muhaimin memfasilitasi mereka untuk kembali ke daerah asal masing-masing. Politisi yang akrab dipanggil Cak Imin tersebut mengambil langkah cepat setelah dirinya melakukan kunjungan kerja ke Aceh.
Kedatangan puluhan korban terdampak bencana itu disambut langsung oleh Sekjen DPP Perempuan Bangsa Nur Nadlifah dan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Nunung Nuryartono. Keduanya hadir secara langsung untuk mewakili Cak Imin. Kepada awak media, Nadlifah menyampaikan rasa syukur karena puluhan warga itu tiba dengan selamat.
”Saya hadir di sini mewakili Gus Ketum (Cak Imin). Beliau sebenarnya ingin langsung menyambut bapak dan ibu semua, namun berbarengan dengan kegiatan lain di Jawa Timur. Gus Ketum menitipkan salam, dan alhamdulillah kita bersyukur bapak dan ibu semua tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat,” terang dia.
Kepada Nadlifah, Cak Imin yang juga ketua umum (ketum) PKB menitipkan salam. Menurut dia, langkah cepat diambil agar puluhan warga korban terdampak bencana di Aceh dapat segera bertemu dengan keluarga di daerah asal masing-masing. Karena itu, dari Bandara Halim, mereka langsung dibawa pulang menggunakan 4 bus yang sudah disiapkan.
Para transmigran tersebut berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah (Jateng). Rinciannya sebanyak 54 orang asal Cilacap, 41 orang asal Brebes; Pemalang; dan Pekalongan, serta 4 orang asal Kebumen dan Grobogan. Dia berharap, puluhan warga tersebut segera tiba di kampung halaman masing-masing dan kembali berkumpul dengan keluarga.
”Gus Ketum menyiapkan armada bus untuk mengantar bapak ibu semua bisa pulang dengan aman dan nyaman. Diantar langsung hingga ke daerah dan kediaman masing-masing,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Nunung Nuryartono mengungkapkan bahwa kehadiran pemerintah dalam proses pemulangan 99 transmigran itu menjadi bukti komitmen negara untuk hadir dan memberikan perlindungan serta pendampingan bagi warga terdampak bencana.
”Fasilitasi ini adalah bentuk komitmen negara dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan para korban bencana tidak dibiarkan menghadapi dampak musibah sendirian. Negara hadir untuk melindungi, mendampingi, dan memastikan hak-hak warga terpenuhi, termasuk dalam proses pemulangan mereka ke daerah asal,” jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
