
Petugas mengevakuasi warga Nagari Padang Laweh Malalo, Kabupaten Tanahdatar menggunakan perahu melintasi Danau Singkarak, usai banjir bandang memutus akses darat di wilayah itu. (Prokopim via Padek)
JawaPos.com – Danau Singkarak di Sumatera Barat terus menebar berkah di tengah bencana banjir bandang dan longsor yang menimpa wilayah sekitarnya.
Danau terbesar ketiga di Pulau Sumatera itu masuk wilayah Kabupaten Solok, salah satu daerah yang terdampak bencana cukup parah.
Bahkan, di awal-awal terjadinya bencana, sejumlah titik di sekitar Danau Singkarak sempat terisolasi karena aksesnya terputus. Baik di wilayah Kabupaten Solok maupun Tanahdatar.
Namun, Danau Singkarak bisa menjadi alternatif untuk menjangkau warga terdampak, baik untuk evakuasi maupun distribusi bantuan.
Selain itu, ikan-ikan bilih yang ada di danau dengan luas area 10.780 hektare itu juga dipanen warga usai bencana, untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat sebelum bantuan datang.
Ditambah lagi, fenomena air yang jernih membuat danau Singkarak makin dikenal, karena menunjukkan terjaganya sebagian besar area di sekitar danau.
Danau Singkarak menjadi salah satu titik yang mengalami banjir bandang. Namun, tidak seperti mayoritas titik banjir yang airnya keruh bercampur lumpur, air yang meluap dari danau Singkarak jernih dan berwarna hijau tosca.
Kondisi tersebut langsung viral di media sosial dan panen pujian. Keadaan air Danau Singkarak diyakini merupakan dampak kondisi hutan di sekitarnya yang sebagian besar rlatif terjaga.
Ikan bilih merupakan ikan air tawar endemik danau Singkarak. Saat banjir bandang, ikan-ikan itu terbawa arus, salah satunya melalui sungai ombilin.
Derasnya arus sungai Ombilin membuat iokan-ikan bilih mabuk dan bermunculan ke permukaan air.
Kondisi itu tak disia-siakan warga terdampak bencana. Mereka langsung memanen ikan-ikan itu untuk stok pangan sementara. Sebagian ikan dijemur dan diasinkan agar lebih tahan lama.
Warga Nagari Padang Laweh dan Guguak Malalo, Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, sempat terisolasi di awal-awal terjadinya bencana banjir bandang. Nagari tersebut berlokasi di sisi Barat Laut Danau Singkarak.
Dilansir dari Padang ekspres (Jawa Pos Group), karena jalur menuju nagari itu terputus, maka pada Kamis (27/11) lalu warga dievakuasi lewat Danau Singkarak.
Mereka bergiliran dinaikkan ke perahu lalu diungsikan ke tempat yang lebih aman dan terjangkau bantuan logistik. Yakni ke Tanjung Mutiara, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanahdatar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022