Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 14.32 WIB

Kasmudjo Tegaskan Belum Pernah Lihat Ijazah Jokowi: Saya Bukan Pembimbing Skripsi

Kasmudjo, dosen senior Universitas Gadjah Mada (UGM) beri klarifikasi soal ijazah Jokowi. (Istimewa) - Image

Kasmudjo, dosen senior Universitas Gadjah Mada (UGM) beri klarifikasi soal ijazah Jokowi. (Istimewa)

JawaPos.com - Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tengah menjadi sorotan publik.

Dalam pusaran isu tersebut, nama Kasmudjo, dosen senior Universitas Gadjah Mada (UGM), ikut disorot setelah disebut-sebut sebagai dosen pembimbing Jokowi semasa kuliah.

Menanggapi isu itu, Kasmudjo akhirnya buka suara untuk meluruskan informasi. Ia menegaskan bahwa dirinya memang pernah menjadi dosen Jokowi, tetapi bukan sebagai pembimbing skripsi.

“Yang jelas itu murid saya dan saya dosennya,” kata Kasmudjo sebagaimana dikutip dari Radar Jogja Jawa Pos Group, Rabu (14/5).

Kasmudjo, yang telah mengabdi di Fakultas Kehutanan UGM sejak era 1970-an, menjelaskan bahwa perannya hanya sebatas sebagai dosen pembimbing akademik selama Jokowi menempuh pendidikan di UGM.

Ia menyebut, pembimbing skripsi Jokowi kala itu adalah Prof Achmad Sumitro. “Yang membimbing skripsi Pak Jokowi itu Prof Achmad Sumitro. Tim penguji dan pembantu pembimbingnya pun berbeda,” ucapnya.

Saat disinggung mengenai keaslian ijazah Jokowi, Kasmudjo mengaku tidak mengetahui apa pun terkait hal tersebut. Ia menegaskan tidak pernah melihat secara langsung dokumen tersebut.

“Saya tidak tahu sama sekali kalau kaitannya dengan ijazah. Karena saya tidak pernah melihat ijazahnya itu seperti apa. Maka saya mau cerita apa, kan saya tidak tahu,” ucapnya.

Keterangan ini disampaikan setelah Kasmudjo menerima kunjungan dari Jokowi di kediamannya baru-baru ini. Menurut Kasmudjo, kunjungan itu merupakan bentuk penghormatan dari seorang mantan mahasiswa kepada gurunya.

“Terima kasih Pak Jokowi sudah sowan ke sini. Karena sebagai gurunya, dikunjungi muridnya dan masih ingat saya juga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut tidak ada pembicaraan sama sekali mengenai ijazah atau proses hukum yang tengah berlangsung di ruang publik. “Pak Jokowi sama sekali tidak membahas (ijazah) itu, di pertemuan tadi,” jelasnya.

Kasmudjo menyebut, obrolan mereka lebih banyak berkutat pada kenangan masa kuliah di UGM. Menurutnya, momen itu menjadi nostalgia yang menyenangkan. “Kami hanya cerita-cerita masa lalu. Waktu kuliah dulu bagaimana, itu saja. Tidak ada yang serius,” katanya.

Lebih lanjut, Kasmudjo berharap publik tidak salah memahami perannya dalam proses pendidikan Jokowi. “Saya hanya dosen pembimbing akademik, bukan pembimbing skripsi, apalagi yang tahu soal ijazah. Itu bukan ranah saya,” pungkasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore