JawaPos.com-Dalam budaya Jawa, weton bukan hanya sekadar hari lahir. Ia adalah kombinasi unik antara hari pasaran dan hari dalam kalender Jawa yang dipercaya membawa pengaruh besar terhadap karakter, nasib, dan bahkan rezeki seseorang.
Salah satu istilah yang terkenal dalam Primbon Jawa adalah “Weton Balungan Sugih” — yaitu weton yang diyakini membawa potensi kekayaan, kelimpahan harta, dan keberuntungan dalam finansial.
Walaupun banyak yang menganggapnya sebagai mitos atau kepercayaan turun-temurun, tak sedikit pula yang percaya bahwa weton bisa menjadi petunjuk awal untuk memahami potensi diri dan arah keberhasilan hidup seseorang.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 8 weton pilihan yang tergolong sebagai weton balungan sugih menurut Primbon Jawa. Weton-weton ini dikenal memiliki energi positif dalam hal keuangan, kecerdasan bisnis, dan keberuntungan dalam hidup.
Apakah weton Anda termasuk dalam daftar ini?
Dikutip JawaPos.com dari kanal YouTube Pandawa Cirebon pada Sabtu, 5 April 2025. Yuk, kita simak satu per satu!
1. Weton Jumat Pon (Jumlah Neptu: 13)
Weton pertama yang masuk dalam kategori weton balungan sugih adalah Jumat Pon. Dalam perhitungan Primbon Jawa, weton ini memiliki jumlah neptu 13 — angka yang dipercaya membawa keberuntungan dalam aspek finansial.
Ciri Khas Weton Jumat Pon:
Memiliki jaringan sosial luas.
Karismatik, mudah dipercaya banyak orang.
Sangat cocok di dunia bisnis dan negosiasi.
Cenderung sukses jika membangun usaha sendiri atau menjadi mediator bisnis.
Orang dengan weton ini biasanya memiliki aura magnetik yang kuat dalam menjalin hubungan sosial. Keberhasilan mereka seringkali datang dari kolaborasi dan relasi yang menguntungkan.
2. Weton Sabtu Pahing (Jumlah Neptu: 18)
Weton ini adalah salah satu yang memiliki neptu tertinggi, yaitu 18, dan dalam Primbon Jawa, angka ini dikaitkan dengan energi kekayaan yang besar dan rezeki yang deras.
Ciri Khas Weton Sabtu Pahing:
Sangat visioner dan optimis.
Memiliki intuisi tajam dalam investasi dan peluang ekonomi.
Tidak takut mengambil keputusan besar.
Cenderung menjadi pemimpin dalam kelompoknya.
Orang-orang dengan weton Sabtu Pahing dikenal cerdas dalam mengelola aset dan memiliki ketekunan luar biasa. Tak heran, mereka sering sukses dalam usaha sendiri maupun dunia profesional.
3. Weton Rabu Wage (Jumlah Neptu: 13)
Rabu Wage adalah salah satu weton yang disebut sebagai “pembuka pintu rezeki”. Dengan neptu 13, weton ini dianggap membawa keberuntungan tersembunyi, terutama dalam hal strategi dan keuangan.
Ciri Khas Weton Rabu Wage:
Punya bakat alami dalam melihat peluang ekonomi yang tidak terlihat oleh orang lain.
Pandai membuat strategi keuangan jangka panjang.
Tidak mudah menyerah dan cenderung pantang mundur.
Weton ini cocok untuk mereka yang bergerak di dunia investasi, perencanaan keuangan, atau pengusaha startup.
4. Weton Senin Pahing (Jumlah Neptu: 13)
Senin Pahing adalah weton yang dipercaya membawa aliran rezeki lancar dan kehidupan harmonis. Orang yang lahir di hari ini dikenal mampu menyeimbangkan aspek pribadi dan profesional.
Ciri Khas Weton Senin Pahing:
Mampu menciptakan keseimbangan hidup yang ideal.
Terampil dalam manajemen keuangan rumah tangga maupun bisnis.
Penuh kasih sayang dan dermawan.
Mereka memiliki intuisi dalam menjaga stabilitas finansial keluarga dan dikenal sebagai pengelola yang bijak dalam berbagai urusan keuangan.
5. Weton Senin Wage (Jumlah Neptu: 8)
Meski memiliki jumlah neptu yang lebih rendah, yaitu 8, weton Senin Wage justru membawa kekuatan besar melalui ketekunan dan konsistensi.
Ciri Khas Weton Senin Wage:
Pantang menyerah, pekerja keras sejati.
Konsisten dalam mencapai tujuan.
Dermawan — semakin sering memberi, semakin banyak rezeki yang kembali.
Mereka mungkin tidak “langsung kaya” dalam waktu singkat, tetapi keberhasilan mereka dibangun dari kerja keras yang bertahap namun stabil.
6. Weton Kamis Kliwon (Jumlah Neptu: 16)
Weton ini tergolong tinggi dalam hal neptu dan dianggap sebagai pembawa hoki besar di dunia bisnis.
Ciri Khas Weton Kamis Kliwon:
Memiliki insting bisnis yang sangat tajam.
Jago menciptakan peluang dari nol.
Gigih, pekerja keras, dan cenderung sukses lewat usaha mandiri.
Kebanyakan orang dengan weton ini adalah pemilik bisnis, pemimpin perusahaan, atau individu yang sukses menciptakan brand sendiri.
7. Weton Rabu Pon (Jumlah Neptu: 14)
Weton Rabu Pon dikenal karena jiwa kepemimpinan dan insting bisnis yang luar biasa. Mereka sering dipercaya menjadi pemimpin atau penggerak dalam komunitas.
Ciri Khas Weton Rabu Pon:
Cerdas, dermawan, dan strategis.
Pandai mengelola aset dan investasi.
Sukses jangka panjang karena perencanaan yang matang.
Mereka jarang mengambil keputusan impulsif, lebih banyak mengandalkan logika dan pengalaman, sehingga aset mereka cenderung tumbuh stabil.
8. Weton Minggu Legi (Jumlah Neptu: 10)
Terakhir, ada Minggu Legi — weton yang dipercaya membawa keberuntungan finansial dan kesejahteraan hidup.
Ciri Khas Weton Minggu Legi:
Penuh semangat, optimis, dan mudah bergaul.
Pandai melihat peluang dari setiap tantangan.
Sering sukses di berbagai bidang karena adaptif dan visioner.
Orang dengan weton ini tidak hanya cerdas dalam bisnis, tapi juga punya daya tarik alami yang membuat orang lain senang bekerja sama.
Kepercayaan terhadap weton sebagai indikator nasib dan kekayaan sudah menjadi bagian dari budaya Jawa sejak zaman dahulu. Weton balungan sugih secara khusus dianggap membawa:
Energi positif dalam rezeki.
Kemampuan alami dalam pengelolaan keuangan.
Kepekaan terhadap peluang ekonomi.
Dukungan dari jaringan sosial dan spiritual yang kuat.
Meski demikian, perlu diingat bahwa Primbon Jawa bukanlah penentu mutlak. Ia lebih kepada pedoman atau cermin diri yang bisa membantu kita memahami potensi dan arah hidup.
Meskipun weton Anda termasuk dalam daftar balungan sugih, kunci keberhasilan tetap terletak pada kerja keras, ketekunan, dan doa. Weton hanya membuka “pintu”, tetapi Anda sendiri yang harus melangkah melewati pintu itu.
Tips untuk pemilik weton balungan sugih:
Kenali kelebihan dan potensi diri.
Kelola keuangan dengan bijak.
Terus belajar dan berkembang.
Jaga relasi dan jaringan sosial.
Selalu mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan menggabungkan ilmu warisan leluhur dan ikhtiar modern, jalan menuju kesuksesan dan kekayaan bukanlah hal yang mustahil. (*)