Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 14.32 WIB

Istana Minta Teror Kepala Babi yang Diterima Redaksi Tempo untuk Dimasak Saja, Netizen: Benar-benar Indonesia Gelap!

Paket misterius berisi kepala babi diterima wartawan Tempo. (Istimewa). - Image

Paket misterius berisi kepala babi diterima wartawan Tempo. (Istimewa).

JawaPos.com - Pihak Istana memberikan tanggapan mengenai teror kepala babi yang diterima redaksi Tempo pada Kamis (20/3) kemarin. Paket tanpa identitas tersebut dikirim ke kantor redaksi Tempo di Jakarta, berisi kepala babi mentah yang sudah berbau.
 
Teror paket kepala babi itu dikirim secara spesifik kepada jurnalis Tempo, Francisca Christy Rosana atau karib disapa Cica. Merespons hal tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi justru merespons hal yang mengancam kebebasan untuk bersuara itu dengan candaan.
 
"Pas dikirim itu apa yang terjadi? Udah dimasak aja. Kalau kepala babi mah dimasak aja," kata Hasan Nasbi di kompleks Istana saat ditanyai wartawan. Video tersebut kemudian viral di media sosial (medsos) khususnya X.
 
 
Wartawan yang meliput juga menanyakan bahwa teror kepala babi yang dikirim ke redaksi Tempo berpotensi mengancam kebebasan pers. Lagi-lagi, Hasan Nasbi yang merupakan perpanjangan mulut Istana menanggapi dengan enteng teror kepala babi itu.
 
"Enggak lah, saya lihat dari media sosialnya Fransisca, yang wartawan Tempo itu, dia justru minta dikirimi daging babi. Artinya mungkin nggak terancam, kan. Buktinya dia bisa bercanda, minta dikirimi daging babi malah," lanjut Hasan Nasbi.
 
Pernyataannya tersebut viral di medsos. Menanggapi dengan candaan teror yang sudah jelas mengancam kebebasan pers dan kebebasan mengutarakan pendapat, netizen menilai bahwa hal tersebut menjadi simbol bahwa Indonesia gelap yang selama ini ditakutkan memang sudah di depan mata.
 
"Udah ngelawan rakyat kawan2," komentar pengguna X dengan akun @fhrul_rozi.
 
Netizen lainnya juga mengomentari dengan kecurigaan. Oernyataan Hasan Nasbi itu dinilai bisa jadi konfirmasi kalau orang dalam istana yang mungkin mengirim teror kepala babi tersebut.
 
 
"Sekelas Kepala Kantor Komunikasi Presiden ngomong gitu? Duh menyepelekan banget bukan hanya thdp jurnalis tapi seluruh masyarakat," komentar pengguna X dengan akun @PengamatFilm01.
 
Netizen lainnya menilai, komentar nyeleneh Hasan Nasbi itu merupakan bentuk kepanikan. Bisa jadi, seluruh konten Bocor Alus Politik yang selama ini disajikan Tempo, mengungkap fakta-fakta rezim dan kebobrokannya, memang benar. 
 
"Terlihat panik dia," komentar pengguna X dengan akun @utomoendra7.
 
Video tanggapan Hasan Nasbi yang seolah meremehkan teror kepada wartawan itu banyak dibagikan ulang di media sosial. Masyarakat kebanyakan menilai bahwa tanggapan tersebut tidak pantas dan tidak seharusnya keluar dari mulut seorang perwakilan Istana yang terhormat.
 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore