Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Dok. Komdigi)
JawaPos.com–Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus fake BTS yang salah gunakan frekuensi radio untuk sebarkan SMS penipuan.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, pihaknya hingga kini masih bekerja sama dengan Polri dan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) untuk mengejar para pelaku.
”Untuk fake BTS, kami saat ini bekerja erat dengan kepolisian dan juga BSSN untuk mengejar pelaku-pelakunya. Jadi mungkin nanti sabar sedikit, mungkin nanti kita akan bisa memberikan penyampaian lebih lanjut,” kata Meutya di Kantor Komdigi, Kamis (20/3).
Selain itu, Meutya berharap dalam waktu dekat sejumlah barang bukti akan ikut terungkap agar membuat kasus ini semakin terang benderang.
”Pada prinsipnya operasi bersama antara kami dan Polri beserta BSSN sudah tengah berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita bisa mendapatkan barang bukti,” ungkap Meutya Hafid.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil tindakan tegas pada kasus penyalahgunaan frekuensi radio yang digunakan untuk sebarkan SMS penipuan dengan metode fake BTS.
Kasus ini berawal saat Komdigi menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait banyaknya SMS penipuan yang dikirim operator seluler tak resmi.
”Kami telah memerintahkan Ditjen Infrastruktur Digital (DJID) mengambil sejumlah langkah untuk menangani kasus ini. Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) juga sudah dikerahkan guna memantau dan melacak sumber sinyal frekuensi radio ilegal yang digunakan para pelaku,” kata Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Jakarta, Selasa (4/3).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
