
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan pembentukan Satgas Anti Narkoba merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi serta respons negara terhadap ancaman narkotika yang kian kompleks.
Menurutnya, kejadian di Panipahan beberapa waktu lalu menjadi alarm serius bahwa persoalan narkoba tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menurunkan kepercayaan publik apabila tidak ditangani secara komprehensif.
“Ini adalah jawaban konkret atas keresahan masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkoba. Seluruh kekuatan yang ada hari ini kita konsolidasikan untuk bergerak cepat, terukur, dan terkoordinasi,” kata Herry, Sabtu (25/4).
Ia menegaskan, Polda Riau menerapkan prinsip zero tolerance terhadap narkoba. Tidak ada ruang kompromi bagi bandar, pengedar, maupun pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap.
Baca Juga:6 Shuttle Bandung–Cirebon yang Nyaman, Cepat, dan Ramah di Kantong: Pilihan Praktis Anti Ribet!
Namun demikian, pendekatan yang dilakukan tidak semata berfokus pada penindakan, melainkan juga mencakup upaya pencegahan serta penguatan peran masyarakat. Polda Riau akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan BNNP dalam membangun kampung bersinar serta kampung tangguh anti narkoba di berbagai wilayah.
“Ke depan, kita tidak hanya bicara penindakan, tetapi juga membangun ketahanan dari bawah. Kampung bersinar dan kampung tangguh anti narkoba menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan masyarakat ikut terlibat aktif dalam pencegahan,” jelasnya.
Ia menekankan, perang terhadap narkoba merupakan bagian dari upaya menjaga masa depan daerah. Narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam stabilitas sosial serta masa depan generasi.
“Melawan narkoba adalah menjaga masa depan. Ini kerja bersama negara hadir dan masyarakat harus bergerak bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan kejahatan narkotika di wilayah Riau kini tidak lagi bersifat lokal, melainkan telah melibatkan jaringan lintas negara yang terorganisir.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
