Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Maret 2025 | 23.17 WIB

Menteri Imipas Duga Kaburnya 50 Napi dari Lapas Kutacane Aceh Akibat Penjara Terlalu Penuh Sesak

Tangkapan layar video viral puluhan tahanan Lapas Kutacane Aceh yang kabur jelang buka puasa. (Instagram @aceh.viral) - Image

Tangkapan layar video viral puluhan tahanan Lapas Kutacane Aceh yang kabur jelang buka puasa. (Instagram @aceh.viral)

 
JawaPos.com - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengungkapkan, sekitar 50 narapidana melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kutacane, Aceh Tenggara, Aceh, pada Senin (10/3). Ia menduga, kaburnya warga binaan dari Lapas Kutacane Aceh Tenggara akibat over kapasitas.
 
"Kalau enggak salah 50 (narapida yang kabur), 12 sudah ditangkap di Polres," kata Agus di Kompleks Kemenko Kumham Imipas, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/3).
 
Agus tak memungkiri, Lapas Kutacane mengalami kelebihan kapasitas atau over capacity sebagaimana Lapas-lapas lainnya. Seharusnya Lapas Kutacane hanya memuat 100 orang warga binaan, tetapi diisi oleh 368 narapidana. Sementara petugas hanya enam orang.
 
"Tentunya ini memang masalah klasik ya, tapi tadi sudah saya sampaikan bahwa sebenarnya pecandu dan penyalahguna (narkoba) ini sudah sepakat Pak Kepala BNN, Pak Kapolri, termasuk Pak Jaksa Agung pada saat kami audiensi sudah sepakat bahwa pecandu dan penyalahguna ini wajib direhab," tegas Agus.
 
Namun, ia menyatakan saat ini masih mendalami motif terkait peristiwa tersebut. Hanya saja, informasi sementara menyebut masalah makanan menjadi pemicu terjadinya peristiwa itu.
 
"Ini lah yang mau dicek apakah karena perilaku petugas, karena yang sementara berkembangan kan karena makan nih, minta jatah makannya sama dengan yang dari KPK. Memang kan ada beberapa klasifikasi di sini, ada yang Rp 18.000 per hari, ada yang Rp 20.000, ada yang Rp 22.000," ucap Agus.
 
"Ya, kalau minta seperti itu bukan kapasitas saya lah ya. Tapi yang pasti kita akan lakukan pengecekan apa yang menjadi motif sebenarnya daripada kejadian kemarin," tambahnya.
 
Di sisi lain, Agus mengimbau narapidana yang kabur agar segera menyerahkan diri jika tidak ingin mendapat masalah lagi. Ia memastikan, pihaknya telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menangkap mereka yang masih kabur.
 
"Kalau kami yang mengancam enggak bisa. Artinya, tentunya nanti dari pihak kepolisian yang mengimbau. Saya mengimbau dan mudah-mudahan teman-teman dari kepolisian juga akan mengimbau sebaiknya menyerahkan diri daripada mereka, ya, mungkin ada musibah yang lain lah," pungkasnya. 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore