
Hendarsam Marantoko usai dilantik menjadi Dirjen Imigrasi Kementerian Imipas di Jakarta pada Rabu (1/4). (Kementerian Imipas)
JawaPos.com - Hendarsam Marantoko sudah resmi menjabat Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) sejak Rabu (1/4). Dia dilantik langsung oleh Menteri Imipas Agus Andrianto di Jakarta. Selain Hendarsam, turut dilantik Iwan Santoso sebagai staf ahli menteri bidang pelayanan publik dan reformasi hukum.
Kepada Hendarsam Marantoko, Agus meminta agar dirjen baru tersebut menjadikan 15 Program Aksi Kementerian Imipas sebagai pedoman dalam mengembangkan dan mengoptimalkan kebijakan serta program-program keimigrasian. Dia ingin Hendarsam menjadi contoh untuk para pejabat Kementerian Imipas lainnya.
”Semoga di bawah kepemimpinan bapak, Imigrasi memberikan pelayanan semakin baik kepada masyarakat, menjadi instansi yang kuat, dan mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi yang lain,” kata dia.
Baca Juga:Respons Kemenkes Soal Tunjangan Dokter Spesialis di Siak yang Tak Dibayar hingga 6 Bulan oleh Pemda
Sebagai pucuk pimpinan di Kementerian Imipas, Agus menyampaikan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada Hendarsam maupun Iwan merupakan amanah. Ada tanggung jawab besar pada jabatan tersebut. Karena itu, dia berharap mereka bekerja dengan sebaik-baiknya.
”Semoga amanah yang resmi saudara emban mulai hari ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan, tetapi juga sebagai panutan dalam profesionalisme dan etika kerja,” pesan Agus.
Agus pun menekankan, Kementerian Imipas sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih mengemban kewenangan yang merupakan pendelegasian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, dia meminta seluruh jajarannya memberikan kontribusi terbaik demi mendukung tercapainya tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam alinea keempat UUD 1945.
”Perlu kita sadari bahwa segala kewenangan yang kita miliki adalah merupakan pendelegasian dari kewenangan Bapak Presiden kepada kita sekalian,” kata dia menegaskan.
Tidak lupa, Agus menyampaikan bahwa seluruh anggaran yang digunakan untuk membiayai kegiatan kementerian bersumber dari uang rakyat, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan harus sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
”Anggaran yang membiayai seluruh kegiatan kita adalah uang rakyat. Jadi, penggunaannya harus berorientasi untuk memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Di tengah dinamika global, lanjut Agus, seluruh insan Kementerian Impian tidak boleh lagi bekerja dengan pendekatan lama. Soliditas internal dan kolaborasi lintas fungsi sudah menjadi keniscayaan. Untuk itu, dia berharap Kementerian Imipas terus menjaga soliditas, menjaga kekompakan, kerja sama kolaborasi dan komunikasi dengan semua pihak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
