
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat meninjau program CKG di Puskesmas Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. (mia/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan, bahwa efisiensi anggaran saat ini memang mutlak harus dilakukan. Upaya ini sebagai bagian dari adanya pemborosan anggaran yang tidak tepat sasaran.
“Soal nanti kebutuhannya melakukan berbagai revisi dan revitalisasi itu proses,” ujarnya ditemui usai meninjau cek kesehatan gratis (CKG), di puskesmas Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (10/2).
Diakuinya, banyak protes yang muncul baik dari internal maupun eksternal. Karenanya, ia mengibaratkan efisiensi anggaran ini seperti menelan pil pahit. “Pil pahit itu pahit di awal, tapi pasti bermanfaat untuk negara. Semuanya harus terima,” papar pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut.
Ia pun mengaku jadi salah satu pendukung utama kebijakan ini. Meski anggaran kementeriannya dipangkas sampai 50 persen. “Anggaran cuma Rp 130 milyar, kepotong separuh. Tapi saya pikir bagus buat kita efisien dalam melangkah,” sambungnya.
Disinggung soal kemungkinan adanya revisi aturan soal efisiensi ini, Ketua Umum PKB itu mengamini. Menurutnya, setelah efisiensi pemotongan biasanya bakal ada review kembali mana saja yang memang jadi kebutuhan prioritas. Oleh karenanya, seluruh pembahasan terkait program kerja di DPR pun tengah dihold.
“Supaya ada revisi dulu, nanti kita cek lagi mana yang betul-betul vital, baru. Dan saya juga senang mendukung Menkeu, supaya nanti yang nggak vital tetap dipotong,” pungkasnya.
Baca Juga: Dirjen Migas Dicopot Dari Jabatan Usai Kantornya Digeledah Kejagung, Padahal Belum 1 Bulan Menjabat
Kendati begitu, dia memastikan anggaran untuk program-program unggulan seperti CKG ini tak akan terpengaruh kebijakan efisiensi ini. Selain telah teranggarkan sejak 2024, CKG ini dinilai penting demi memastikan kesehatan semua masyarakat.
“Ini pemberian hadiah ulang tahun dari pemerintah kepada masyarakat, yaitu cek kesehatan gratis yang diberikan untuk seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.
Masyarakat yang berulang tahun bisa langsung datang ke puskesmas terdekat untuk bisa memanfaatkan program ini. Bisa juga mendaftar melalui aplikasi satu sehat untuk bisa mendapat nomor antrian.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
