Kasum TNI Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon melepas 240 prajurit TNI untuk bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di Afrika Tengah. (Puspen TNI)
JawaPos.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan beberapa rekomendasi atas kasus penembakan bos rental mobil di Rest Area Kilometer 45 Jalan Tol Tangerang-Merak. Dalam rekomendasi itu turut disinggung mengenai evaluasi penggunaan senjata api. Mabes TNI memastikan bahwa hal itu sudah mereka lakukan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto menyampaikan bahwa TNI tentu melakukan evaluasi pasca peristiwa tersebut. Mereka juga sudah memiliki aturan ketat mengenai penggunaan senjata api oleh prajurit TNI. ”Setiap prajurit yang diberikan kewenangan membawa senjata api harus melalui prosedur yang ketat,” terang dia pada Sabtu (8/2).
Salah satu diantaranya adalah pemilihan prajurit. TNI tidak sembarangan mempersenjatai prajurit. Hanya prajurit terpilih yang akan dibekali senjata api. ”Pemilihan prajurit dalam jabatan, melalui penelitian personel (litpers) yang didalamnya termasuk tes psikologi, tes menembak baik, dan memiliki surat izin dari komandan satuannya,” jelasnya.
Setelah mendapat senjata api, prajurit TNI juga melalui evaluasi yang terus berjalan sepanjang tahun. Evaluasi itu dilakukan untuk menilai para prajurit tersebut. Meski begitu, Hariyanto menyatakan bahwa pihak tentu tidak menutup diri untuk melakukan evaluasi. Apalagi bila terjadi peristiwa yang jelas melanggar aturan dan berdampak fatal.
”TNI selalu terbuka untuk melakukan evaluasi demi peningkatan profesionalisme prajurit dalam penggunaan senjata api,” imbuhnya.
Di luar itu, TNI memastikan terus memperkuat pengawasan dan pembinaan kepada seluruh prajurit, khususnya prajurit yang dibekali senjata api. Mereka menekankan bahwa senjata api harus digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku dan hanya dipakai dalam situasi khusus atau saat benar-benar diperlukan.
”TNI akan terus melakukan langkah-langkah perbaikan, termasuk sosialisasi regulasi yang lebih intensif serta peningkatan mekanisme pengawasan internal, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” terang dia.
Peristiwa penembakan bos rental mobil di Kilometer 45 Jalan Tol Tangerang-Merak terjadi pada Kamis (2/1). Akibatnya, seorang korban meninggal dunia dan seorang korban lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Mabes TNI dan TNI AL langsung memproses hukum para prajurit yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
