
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi perwira tinggi (pati). Kali ini, sejumlah panglima kodam atau pangdam ikut diganti.
Selain itu, ada validasi organisasi di tubuh Kodam Jaya/Jayakarta. Salah satu komando utama (kotama) TNI AD itu bakal dipimpin oleh seorang jenderal bintang tiga atau pati Angkatan Darat berpangkat letjen TNI.
Berdasar informasi yang diterima oleh awak media, Mayjen Deddy Suryadi yang kini bertugas sebagai pangdam di Kodam Jaya memang tidak diganti.
Namun, ada keterangan validasi organisasi. Meski tidak menjawab secara jelas, Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal biasa.
”Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa, dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” kata dia kepada awak media pada Rabu (11/3).
Selain nama Deddy Suryadi, ada beberapa nama lain yang juga disebut dalam mutasi perwira tinggi itu.
Yakni Letjen Bambang Trisnohadi (Pangkogabwilhan III) yang dimutasi menjadi Kaster TNI, Mayjen Lucky Avianto dari Pangdam XXIV/Mandala Trikora menjadi Pangkogabwilhan III, dan Mayjen Frits Wilem Rizard Pelamonia dari Perwira Sahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi dan Kesra menjadi Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Kemudian Brigjen Mirza Patria Jaya dari Direktur C Bais TNI) menjadi Perwira Sahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi dan Kesra, Kolonel Infanteri Wahyo Yuniartoto dari Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana menjadi Direktur C Bais TNI, Brigjen I Ketut Mertha Gunarda dari Danrem 173/Praja Vira Braja menjadi Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana.
Ada pula nama Brigjen Vivin Alivianto dari Kasdivif 1 Kostrad menjadi Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen Setyo Wibowo dari Asops Kaskostrad menjadi Kasdivif 1 Kostrad, Mayjen Suhardi dari Aster Panglima TNI menjadi Wakaster TNI.
Berikutnya, Mayjen Amrin Ibrahim dari Pangdam XVII/Cenderawasih menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhannas, dan Mayjen Febriel Buyung Sikumbang dari Perwira Sahli Bidang Polkamnas Panglima TNI menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih.
Menurut Aulia, mutasi dan rotasi pergantian pejabat TNI tersebut merupakan salah satu upaya untuk memastikan organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis.
Dia memastikan keputusan mutasi dan rotasi tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan.
”Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” tegasnya.
