Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Desember 2024 | 18.30 WIB

Kian Mudah Didapat, Jamaah Haji dan Umrah Diminta Belanja Sovenir UMKM Indonesia untuk Oleh-oleh

Penandatanganan kerjasama BPKH dengan Lulu Group International untuk memasok kebutuhan jamaah haji selama di Saudi. (Humas BPKH) - Image

Penandatanganan kerjasama BPKH dengan Lulu Group International untuk memasok kebutuhan jamaah haji selama di Saudi. (Humas BPKH)

JawaPos.com - Selama ini sovenir untuk oleh-oleh yang diborong jamaah haji maupun umrah asal Indonesia di Makkah adalah buatan Tiongkok. Ke depan, jamaah umrah atau haji asal Indonesia, diharapakan belanja olah-oleh berupa sovenir buatan UMKM Indonesia sendiri. 

Ke depan produk sovenir buatan UMKM Indonesia yang di jual di Makkah atau Madinah bakal semakin banyak. Karena pengiriman produk UMKM Indonesia itu, menjadi bagian dari kerjasama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan Lulu Group International.

Kerja sama kedua pihak untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia di Arab Saudi. Kerja sama itu akan berfokus pada penyediaan berbagai kebutuhan jamaah haji maupun umrah.

Seperti makanan bercita rasa Indonesia, bumbu-bumbu khas, sampai dengan souvenir produk UMKM Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya BPKH untuk mempromosikan produk-produk dalam negeri di pasar internasional.

"Sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia selama di Arab Saudi, terutama saat musim haji, dengan mengutamakan produk dan UMKM Indonesia," ujar Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander dalam keterangannya Senin (23/12). 

Kemitraan itu juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem perhajian secara keseluruhan. Sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia.

Selain di Arab Saudi, kerja sama ini juga akan menyasar pada peningkatan layanan setoran awal haji dan informasi perhajian melalui jaringan toko Lulu di Indonesia.

Seperti diketahui Indonesia menjadi pasar yang besar untuk haji dan umrah. Rata-rata setiap tahun jumlah jamaah umrah dari Indonesia mencapai satu juta orang lebih.

Sepanjang 2023 lalu, tercatat ada 1,3 juta lebih jamaah umrah dari Indonesia. Kemudian untuk haji, kuota Indonesia juga sangat besar.

Tahun ini bahkan mencapai 241 ribu dan menjadi kuota terbanyak sepanjang sejarah. Sedangkan untuk tahun depan, kuota haji Indonesia dipatok 221 ribu jamaah.

Jumlah tersebut menghadirkan potensi ekonomi atau perputaran uang yang sangat besar. Prosesi penandatanganan MoU itu juga dihadiri oleh Anggota Dewan Pengawas BPKH M. Dawud Arif Khan, Mudir BPKH Limited Sidiq Haryono, Direktur Lulu Group International, dan Direktur ITPC Jeddah.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Jeddah, pada Kamis (19/12) ini menandai komitmen bersama untuk memberikan layanan dan pengalaman beribadah yang lebih baik bagi para jamaah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore