Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Desember 2024 | 21.23 WIB

Waspada! Terdapat 700 Titik Kemacetan dan Kecelakaan Nataru, Dari Tol Japek sampai Tol Ngawi-Surabaya

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan - Image

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan

JawaPos.com - Korlantas Polri telah memetakan 700 titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk pengamanan Nataru. Berbagai pengaturan dilakukan di titik kemacetan dan kecelakaan. Seperti, penambahan rambu dan lampu, sekaligus safety car tiap 30 menit di jalan tol. 
 
Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan, telah dipetakan ada dua titik travel spot, yakni titik kemacetan dan titik rawan kecelakaan di seluruh Indonesia. Hasilnya terdapat sekitar 700 lebih  titik rawan kecelakaan dan kemacetan. "Namun yang menjadi concern kita untuk Nataru ini sesuai dengan prediksi dari Kemenhub itu kan sebagian besar ada di Pulau Jawa," jelasnya.
 
Untuk titik rawan kemacetan dan kecelakaan di jalan tol itu diantaranya di Ruas Batang – Semarang, Japek Selatan, kemudian Solo – Ngawi itu di KM 543, kemudian Ngawi – Surabaya. "Lalu terdapat lelah yang menjadi black spot, setidaknya ada empat titik lelah di jalan tol," tegasnya.
 
Dia mengatakan, Untuk rawan bencana di sepanjang jalur mudik sedang dilakukan invetarisasi. Untuk titik rawan bencana di tol itu ada di KM 258, Namun itu sifatnya hanya genangan air. "Untuk longsor kita sudah rapat koordinasi bisa tanya nanti dengan BPJT, ke Bina Marga, kita sdh memitigasi yg potensial terjadi bencana longsor," paparnya. 
 
 
Kemudian terkait dengan rekayasa lalu lintas berupa contraflow ini sedang dilakukan evaluasi penerapannya. Rencananya akan tetap diberlakukan contraflow itu pada saat volume arus lalin ada peningkatan sampai rationya di atas 8. "Kita akan lakukan contraflow dengan beberapa evaluasi," ujarnya. 
 
Lalu untuk persiapan lainnya, nantinya bersama Jasa Marga akan diatur kerapatan cone atau pembatas jalan dari 10 meter menjadi 5 meter, terus di setiap 1 km ada water barrier. "Kemudian ditambahkan lampu LED, ada spotlight sehingga pada malam hari bisa mengatur," jelasnya. 
 
Selanjutnya ada rambu maksimal 40 km per jam. Disiapkan pula safety car setiap 30 menit. " dengan safety car kita akan pandu sehingga ini bisa mengendalikan kecepatan kendaraan di jalan tol," ujarnya. (idr)
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore