Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 21.29 WIB

Ingatkan Tak Terlena Kedamaian Tanah Air, Prabowo: Lihat yang Terjadi di Gaza

Presiden Prabowo Subiantot daat memberikan sambutan pada acara Tanwir I Muhammadiyah periode Muktamar ke-48 di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12). (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subiantot daat memberikan sambutan pada acara Tanwir I Muhammadiyah periode Muktamar ke-48 di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12). (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, dirinya tidak menginginkan terjadinya perang. Namun, ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada dalam melihat situasi global yang terjadi saat ini.
 
"Kita harus bersyukur, negara kita hari ini kita tidak di bom, hari ini masjid Istiqlal masih berdiri, hari ini Universitas Muhammadiyah masih utuh, pabrik-pabrik kita tidak dirusak," kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Tanwir I Muhammadiyah periode Muktamar ke-48 di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12). 
 
Namun, Prabowo menyatakan bahwa ancaman itu sangat nyata. Ia meminta masyarakat tidak terlena dengan kedamaian yang terjadi di Tanah Air saat ini.
 
"Saudara-saudara sekalian. Mari kita buka televisi, kita buka YouTube, kita lihat apa yang terjadi di hampir setiap negara apalagi negara muslim. Lihat. Jangan percaya Prabowo. Lihat apa yang terjadi di Gaza, lihat anak-anak tidak berdosa. Angka terakhir diperkirakan 5.000 anak di bawah umur 1 tahun mati terkubur ribuan lagi, kita tidak tahu, belum anak di atas 1 tahun belum orang tua, belum ibu-ibu," ungkap Prabowo.
 
 
Tak hanya di Gaza, Palestina, kata Prabowo, perang juga terjadi di Lebanon. Menurutnya, banyak masyarakat dunia saat ini terancam akibat terjadinya perang.
 
"Lebanon, jutaan warga Lebanon mengungsi hilang rumah, tepi barat," ujar Prabowo.
 
Selain itu, lanjut Prabowo, situasi serupa juga terjadi di Ukraina. Ia mengungkapkan, perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia mengakibatkan harga pangan dunia melonjak.
 
"Ya Ukraina jauh, tapi perang Ukraina mengakibatkan harga pangan naik di seluruh dunia," urai Prabowo.
 
 
Prabowo tak memungkiri, Indonesia memang jauh dari wilayah konflik. Namun, ia mengingatkan situasi damai bukan hal yang biasa. Ia pun mengingatkan, kedamaian tidak terlepas dari ancaman dunia.
 
"Kenapa kita harus waspada? Karena kita kaya. Bukan kita ke negeri Belanda, orang Belanda ke kita, Portugis ke kita, Spanyol ke kita, Prancis ke kita, Inggris ke kita. Dari dulu sampai sekarang," pungkasnya.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore