
Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi dan jajaran Lanal Lampung mengungkap keberhasilan mereka menggagalkan penyelundupan ratusan ribu ekor benih lobster. (TNI AL)
JawaPos.com - Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung berhasil menggagalkan rencana penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dengan jumlah total mencapai 194.156 ekor. Bersama Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Angkatan Laut mengungkap tempat penyegaran dan pengemasan BBL di wilayah Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.
Berdasar keterangan resmi dari Mabes TNI AL yang diterima oleh JawaPos.com pada Selasa (15/10), pengungkapan tersebut terjadi pada Minggu (13/10). Panglima Komando Armada (Koarmada) I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi membeber secara terperinci pengungkapan tersebut. Mulai kronologi sampai keberhasilan anak buahnya menggagalkan penyelundupan tersebut.
Perwira tinggi bintang dua TNI AL itu menyampaikan bahwa pada Sabtu malam (12/10), Tim Lanal Lampung menerima informasi dari masyarakat, BIN, dan BAIS TNI tentang rencana pengiriman BBL ke daerah Bandar Lampung melalui jalur darat di Kabupaten Pesisir Barat. Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo.
Dwi memerintahkan anak buahnya untuk melaksanakan pengintaian dan pemetaan atas informasi tersebut. ”Pada Hari Minggu, 13 Oktober 2024 dini hari, Tim Lanal Lampung melaksanakan pengamatan di Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, (mereka) menemukan mobil minibus yang dicurigai sebagai kendaran yang digunakan terduga pelaku dari arah Pesisir Barat,” ungkap Yoos.
Benar saja, setelah Tim Lanal Lampung mengikuti mobil tersebut dari jarak aman, mereka mendapati kendaraan tersebut mengarah ke wilayah Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Kendaraan tersebut kemudian berhenti di depan ruko yang diduga sebagai tempat penampungan BBL. Dalam laporan mereka, Tim Lanal Lampung menyatakan bahwa para terduga pelaku melarikan diri.
Mereka kabur meninggalkan ruko tersebut diduga karena sadar tengah diikuti oleh petugas. ”Selanjutnya Tim Lanal Lampung segera mendekati ruko yang dicurigai tersebut dan didapati dalam keadaan tidak terkunci. Setelah berhasil masuk Tim Lanal Lampung menemukan BBL berjumlah 194.156 ekor terdiri dari jenis mutiara dan pasir yang dikemas dalam toples di dalam kolam penyegaran,” bebernya.
Tidak hanya itu, mereka juga mendapati sejumlah barang bukti lain yang terdiri atas lima kolam penyegaran besar, delapan filter air aquarium kaca, empat filter air terbuat dari paralon, tiga unit tabung oksigen, 150 box styrofoam, empat unit kulkas, 12 unit pompa aquarium, dua unit blower, satu unit mesin pendingin, dan 1.400 toples packing.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
