Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Agustus 2024 | 15.23 WIB

Diminta Beri Keterangan soal Hubungan NU dan PKB, PBNU Panggil Cak Imin ke Kantor PBNU Besok  

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat menyampaikan pidato politik pada acara puncak Hari Lahir (Harlah) ke-26 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan - Image

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat menyampaikan pidato politik pada acara puncak Hari Lahir (Harlah) ke-26 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan

JawaPos.com – Langkah panitia khusus (pansus) bentukan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait memanasnya hubungan PBNU dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hampir mencapai puncak.

Hari ini, Selasa (20/8), jajaran PBNU mengeluarkan surat pemanggilan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Di dalam surat tertanggal 19 Agustus 2024 itu, pemanggilan terhadap Cak Imin disebut berdasarkan salah satu keputusan Rapat Pleno PBNU. Rapat pleno itu digelar PBNU pada 27–28 Juli 2024 lalu.

’’Dengan ini kami mengundang kehadiran Bapak (Cak Imin) untuk berdialog dan memberikan keterangan masalah hubungan NU dan PKB,’’ bunyi keterangan dalam surat undangan tersebut.

Di dalam surat itu juga dijelaskan bahwa pemanggilan Cak Imin dilaksanakan pada Rabu (21/8) besok. Cak Imin diundang untuk hadir pada pukul 12.30 WIB di kantor PBNU di Jl Kramat Raya, Jakarta.

Surat tersebut ditandatangani oleh Amin Said Husni selaku Wakil Ketua Umum PBNU dan Wakil Sekjen PBNU Faisal Saimima.

Sebelumnya Pansus PBNU juga sudah memanggil petinggi PKB lainnya. Saat itu yang diundang untuk hadir memberikan penjelasan adalah Sekjen PKB Hasanuddin Wahid.

Dia diundang PBNU untuk hadir memberikan keterangan pada Senin, (5/8). Tetapi sampai dengan sore hari, Hasanuddin tidak hadir memenuhi undangan atau pemanggilan PBNU.

Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir hubungan antara PKB dengan PBNU merenggang. Pihak PBNU menilai PKB seperti ingin menjauhkan diri dari PBNU. Sementara pihak PKB merasa bahwa antara PKB dengan PBNU adalah entitas yang berbeda. PKB sebagai partai politik, sedangkan PBNU adalah ormas keagamaan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore