
Ketua BP2MI Benny Rhamdani (kiri). (Dok. BP2MI)
JawaPos.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah, lembaga pendidikan tinggi negeri maupun swasta serta lembaga kesehatan. Hal ini dilakukan untuk melindungi para pekerja migran Indonesia (PMI) yang kerap menjadi sasaran tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
"Kerja sama kali ini melibatkan 23 kabupaten/kota, 11 lembaga pendidikan dan kesehatan, 2 pihak swasta, dan 2 lembaga pemerintah," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (24/7).
Menurut Benny, kesepakatan bekerja sama itu membuktikan upaya pihaknya dalam menyatukan seluruh kekuatan demi melindungi pekerja migran Indonesia. "Ini membuktikan upaya untuk menyatukan semua kekuatan negara, pusat maupun daerah menjadi komitmen untuk memberi perlindungan kepada pekerja migran Indonesia," terangnya.
Benny menyebut kerja sama ini akan memperkuat tata kelola terkait penempatan calon pekerja migran Indonesia. "Itu (penempatan calon PMI) harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya, juga pelindungan kepada PMI agar tidak menjadi korban penempatan tidak resmi," ujarnya.
Kerja sama tersebut juga mengatur mengenai penanganan terhadap pekerja migran Indonesia yang mengalami persoalan, seperti menjadi korban TPPO. "Ini juga terkait bagaimana menangani jika mereka sudah telanjur di luar negeri. Ini juga butuh kolaborasi antara kementerian/lembaga di pusat maupun daerah," ucapnya.
Setelah penandatanganan nota kesepahaman, Benny mengatakan langkah berikutnya yang dilakukan para pihak terkait itu adalah merumuskan rencana aksi.
"Tidak ada itu urusan PMI dengan jumlah yang sangat besar, 5 juta lebih, yang problemnya sangat kompleks, tersebar di kurang lebih 80 negara, bisa diselesaikan oleh satu kementerian. Tidak bisa diselesaikan hanya oleh BP2MI, tidak bisa ditangani oleh satu pemda. Jadi, semua harus bekerja sama, saling sinergi dan kolaborasi," tutup dia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
