
Ilustrasi ibadah haji./Jawa Pos
JawaPos.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia akan mendapat kuota haji sebanyak 221.000 orang pada 2025 mendatang. Itu berarti terdapat penambahan kuota sekitar 7 ribu orang.
Kemenag pun mengapresiasi Kementerian Haji Arab Saudi yang kembali mengumumkan kuota haji lebih awal. Hal itu penting agar Kemenag bisa lebih leluasa dalam mempersiapkan haji bagi masyarakat Indonesia.
"Saya mendapat informasi dari Wakil Kementerian Bidang Urusan Haji 'Ayed Al Ghuwainim, bahwa Indonesia mendapat 221.000 kuota haji pada 2025. Kami mengapresiasi ketegasan otoritas Saudi dalam menerapkan aturan terkait visa haji dan visa non haji" ujar Menag di Makkah, Rabu (19/6) seperti dikutip dari Antara.
Menag menambahkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini cukup sukses, dengan berkaca pada sejumlah indikator.
Pertama, sejak fase kedatangan jamaah, relatif berlangsung lancar tanpa ada kendala. Kuota haji reguler sebanyak 213.320 orang juga terserap optimal. Meskipun demikian, ada 45 orang yang tidak bisa digantikan karena proses pemvisaan sudah ditutup.
"Ini angka kuota tidak terserap yang terkecil dalam lebih 10 tahun penyelenggaraan ibadah haji," kata Menag.
Kedua, pelayanan terhadap jamaah sejak kedatangan di Mekah maupun Madinah relatif lancar. Mereka juga mendapat pelayanan katering, transportasi, akomodasi, termasuk pelindungan jamaah, dan bimbingan ibadah.
"Padahal, Indonesia adalah pengirim jamaah haji terbesar di dunia. Ini jelas bukan tugas mudah. Layanan fast track untuk kali pertama di tiga embarkasi, Jakarta, Solo, dan Surabaya juga berjalan lancar," puji Menag.
Layanan katering bahkan masih tetap diberikan kepada jamaah hingga menjelang puncak haji.
Baca Juga: Orang yang Senang Menggunakan Hoodie, Biasanya Menunjukkan 5 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi
Ketiga, proses puncak haji berlangsung lancar. Penerapan ikhtiar mitigasi dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama otoritas Saudi membuat proses pergerakan jamaah dari Arafah ke Muzdalifah dan Mina berjalan lancar.
"Skema murur atau melintas di Muzdalifah banyak mendapat apresiasi. Jamaah bisa diberangkatkan lebih awal, pukul 07.37 waktu Saudi sudah tidak ada di Muzdalifah. Ini patut disyukuri," imbuh Yaqut.
Namun, Menag tetap akan mengevaluasi beberapa hal pada ibadah haji tahun ini, antara lain wilayah Mina yang sangat terbatas. Jika menilik dari kuota jamaah Indonesia yang mencapai lebih dari 213 ribu orang, maka ruang yang tersedia kurang dari 0,8 meter persegi per orang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
