
Nenek Jumariyah semringah usai melihat ka'bah. Ia menjadi ikon indonesia untuk promosi haji internasional oleh Arab Saudi. (Bayu Putra / JawaPos.com / MCH 2026)
JawaPos.com – Dada Jumariyah berdebar kencang saat memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu (10/5). Berulang kali ia usapkan ujung kerudung ke wajahnya.
Dan ketika bangunan kubus terbungkus kiswah hitam itu telah tampak di hadapannya, air mata Jumariyah tumpah.
Itulah pemandangan yang ia pinta kepada Tuhannya sejak puluhan tahun silam, sejak berpisah dengan sang suami dan hidup sendiri. Hanya Tuhan yang menemani ia menjalani sisa hidupnya.
“Saya senang bisa melihat Ka’bah,” ucapnya lirih, saat ditemui JawaPos.com dan tim Media Center Haji di Asrar al Tayseer Hotel Makkah, tempat ia dan para jamaah kloter UPG 14 menginap.
Air matanya Kembali tumpah saat mengingat momen indah itu, namun cepat-cepat ia usap dengan ujung kerudung hitamnya.
Juwariyah adalah jamaah haji lansia asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ia hanya mengatakan usianya sudah 70-an tahun, tak ingat berapa persisnya.
Selama puluhan tahun ia tinggal sendiri. Mengurus sawah 15 are miliknya dan sepetak kebun milik tetangganya.
Sejak pagi, ia menyibukkan diri. Usai salat subuh, ia memberi makan ayam-ayamnya. Lalu membersihkan rumah dan membersihkan diri sebelum lanjut untuk sarapan hasil masakannya sendiri.
Sekitar pukul 9 pagi, ia baru beranjak ke kebun. Merawat ubi milik tetangganya di sebelah rumah, yang ia diupah untuk pekerjaan itu.
Baca Juga:Jamaah Haji Indonesia yang Rekam Perempuan Saudi Bebas Bersyarat, Diproses Lagi bila Korban Menuntut
Kemudian Jumariyah beranjak ke sawahnya yang terletak sekitar 50 meter dari rumah untuk menyiangi tanaman padinya. Begitu terus setiap hari.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
