Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 April 2023 | 05.35 WIB

Ida Dayak Viral, Dirut BPJS: Pengobatan Tradisional Marak Karena Masyarakat Indonesia Kurang Logis

Kedatangan Ida Dayak yang disambut ribuan pasien yang sudah menunggu sejak lama di Madivif I Kostrad Cilodong. - Image

Kedatangan Ida Dayak yang disambut ribuan pasien yang sudah menunggu sejak lama di Madivif I Kostrad Cilodong.

JawaPos.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyebut, maraknya masyarakat yang memilih pengobatan tradisional karena masyarakat tak kritis. Sebab Ghufron menyebutkan pengobatan yang benar harus berdasarkan evidence-based medicine atau bukti medis.

"Kalau di kedokteran yang penting ada evidence medicine. Jadi ada buktinya bukan sulap bimsalabim," katanya kepada wartawan, Kamis (6/4).
 
"Dulu ingat enggak Ponari? Semua orang ke sana bahkan sampai ada yang meninggal segala macam. Artinya ya itu masyarakat kita terlalu kurang kritis dan kurang logis, gitu. Itu harus ditingkatkan kelogisan, kekritisan," sambung Ghufron.
 
Selain itu, ia mengatakan bahwa saat ini pelayanan kesehatan modern sudah banyak di-cover oleh BPJS Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Misalnya peserta BPJS yang ingin berobat tak perlu lagi membawa foto copy BPJS. Peserta hanya perlu membawa KTP jika ingin menikmati layanan kesehatan.
 
"Enggak perlu foto copy, enggak perlu pakai, KTP saja bisa. antre dari rumah saja bisa," agulnya. 

Lebih jauh, ia memastikan pihaknya juga menanggung atau meng-cover pengobatan penyakit tulang. Hal itu disampaikan Ghufron setelah viral pengobatan alternatif Ida Dayak yang disebut ampuh atasi patah tulang. 
 
"Menanggung apapun. Ini luar biasa ini, apapun (ditanggung) asal secara medis itu ada indikasinya. Artinya tidak ngarang sendiri kalau ngarang sendiri ya enggak masuk," pungkasnya.
 
Sebelumnya, praktik pengobatan tradisional yang di lakukan Ida Dayak ramai di media sosial. Lantaran hal itu, rencana pengobatan yang akan dilaksanakan dua hari pada 3-4 April 2023 tersebut terpaksa batal. 
 
Tidak hanya menunggu dari pagi, para calon pasien tersebut rela menginap di lokasi tersebut demi bisa mendapatkan pengobatan dari seorang Ida Dayak yang tengah viral di media sosial.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore