Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 21.28 WIB

JKN Ringankan Beban Pasien Gagal Ginjal, Lugimen Jalani Cuci Darah Rutin Tanpa Biaya

FASILITAS LENGKAP: Sebanyak 24 pasien gagal ginjal di RSUD dr Mohamad Soewandhie sedang menjalani hemodialisis di ruang khusus. (Frizal/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama pasien penyakit kronis. Di Bengkulu, seorang peserta JKN, Lugimen (51), kini dapat menjalani terapi cuci darah dua kali sepekan tanpa biaya, sekaligus memperoleh akses layanan kesehatan yang dinilai memadai dan setara.
 
Lugimen mengungkapkan dirinya sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. ia menceritakan terdaftar menjadi peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari suaminya yang bekerja di perusahaan swasta di Pekanbaru sebelum akhirnya dipindahkan ke Bengkulu.
 
“BPJS Kesehatan saya ikut suami dari dulu bekerja di perusahaan, sistem pembayarannya iurannya dipotong setiap bulan dari gaji suami,” ungkap Lugimen yang merupakan ibu rumah tangga asal Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Selasa (07/04).
 
Lugimen menceritakan mulai mengalami kondisi kesehatan yang menurun sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, ia sempat bolak-balik menjalani perawatan di rumah sakit. Seiring waktu, kondisi tersebut mengharuskannya menjalani hemodialisis atau cuci darah secara rutin. Meski awalnya merasa tidak siap, ia akhirnya menerima kondisi tersebut demi kesehatannya.
 
 
“Dulu sempat tidak mau makan, badan lemas, sering masuk rumah sakit. Itu sekitar tahun 2012. Awalnya saya tidak siap, tapi mau tidak mau harus dijalani demi kebaikan,” jelas Lugimen.
 
Saat ini, Lugimen menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Jumat. Sebagai peserta JKN, ia pun mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit, termasuk tenaga medis yang dinilai ramah dan profesional. Meski Lugimen merupakan pasien BPJS Kesehatan tidak ada pembedaan pelayanan yang diterima dengan peserta umum.
 
“Pelayanannya bagus, perawatnya juga melayani dengan baik. Saya merasa nyaman. BPJS Kesehatan sangat membantu, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas. Kalau tidak ada BPJS, mungkin kami susah berobat. Sekarang jadi lebih mudah dan tidak repot. Harapannya ke depan lebih baik lagi, supaya masyarakat kecil seperti kami bisa terus berobat dengan mudah,” ucap Lugimen.
 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore