Maskapai Garuda Indonesia terbangkan 12 kloter atau lebih dari 4.700 jamaah haji embarkasi Aceh pada 2024.
JawaPos.com - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta Garuda Indonesia terus memperbaiki layanan penerbangan haji menyusul terjadinya keterlambatan jadwal keberangkatan pada beberapa kelompok penerbangan (kloter) pada angkutan haji 2024.
“Soal keterlambatan saya kira Kementerian Agama sudah menegur Garuda supaya jangan terlambat lagi dan Garuda sudah apa menyiapkan diri untuk terus memperbaiki ya,” kata Ma’ruf Amin dalam konferensi pers di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, Rabu (29/5).
Wapres juga tak menampik jika masalah-masalah teknis memang sering terjadi. Namun, ia meminta kepada Garuda untuk tidak lalai dan selalu siap dengan masalah-masalah tersebut.
Itu perlu dilakukan, kata Wapres, lantaran pada tahun ini jemaah haji Indonesia didominasi oleh para lanjut usia (lansia) rerata berusia di atas 50 tahun. Sehingga, para jemaah haji tidak menunggu lama dan lelah di perjalanan.
“Masalah-masalah teknis itu memang sering terjadi ya. Karena itu sudah diimbau sehingga Garuda supaya jangan lalai, harus siap karena ini masalah pemberangkatan pemberangkatan sejumlah banyak orang, banyak yang sudah tua,” jelas Wapres.
“Jangan sampai kelelahan menunggu berjam-jam untuk terbang padahal di perjalanan juga panjang. Sehingga jangan sampai ditambah lagi dengan kelelahan untuk menunggu,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Garuda Indonesia, Prasetio, menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah calon haji terkait dengan keterlambatan penerbangan itu.
“Pertama-tama saya mewakili manajemen memohon maaf atas sejumlah keterlambatan beberapa waktu ini. Itu menjadi koreksi bagi kami dr Garuda utk terus memperbaiki layanan operasional serta tentunya kita menjaga safety,” ujar Prasetio.
Khusus di Embarkasi Aceh, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan matang untuk memberangkatkan sekitar 4.710 jemaah atau 12 kloter pada musim haji tahun ini. Guna memfasilitasi itu, Garuda telah menyiapkan Pesawat tipe Wide Body jenis Boeing 777-302ER.
“Sejumlah persiapan sudah kita lakukan, khususnya Embarkasi Aceh, hari ini kita menerbangkan ke tanah suci jemaah haji sejumlah 393.m dari total di Aceh ini sekitar 4.700-an atau 12 kloter,” jelas Prasetio.
Garuda Indonesia berharap, ke depan seluruh perjalanan akan berjalan lancar dan bisa memperbaiki On Time Performance (OTP) atau tingkat ketepatan waktu maskapai berangkat dan tiba di tujuan.
“Mudah-mudahan, sampai periode mulai 12 Mei sampai 10 Juni, semuanya bisa berjalan lancar dan kita terus memperbaiki OTP kita. Sampai tujuan ke tanah suci dengan selamat dan kembali ke tanah air, mabrur ya jemaahnya,” ujar Prasetio.