Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Mei 2024 | 02.17 WIB

Pemkab Gresik Lantik Ulang Pejabat Penerima Mutasi setelah Mendapat Izin Kemendagri

Pemkab Gresik gelar pelantikan ulang sejumlah pejabat di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik. - Image

Pemkab Gresik gelar pelantikan ulang sejumlah pejabat di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik.

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik gelar pelantikan ulang di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik. Pelantikan ulang tersebut dilangsungkan setelah Pemkab Gresik menerima surat izin tertulis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pelantikan ulang ditujukan bagi seluruh pejabat penerima mutasi jabatan pada 22 Maret. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo menuturkan, terdapat 143 pejabat yang dilantik ulang.

Di antara pejabat tersebut, terdapat 4 orang pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) Pemkab Gresik. Serta 74 pejabat struktural dengan tingkat jabatan 4 Eselon B hingga 3 Eselon A.

Pemkab Gresik lantik ulang 143 pejabat di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik setelah terima surat izin tertulis dari Kemendagri.

”Selain itu, terdapat 65 pejabat fungsional,” tutur Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Dengan rincian 5 kepala puskesmas, 48 kepala UPT SD Negeri, 2 kepala UPT SMP Negeri, dan 10 orang pejabat pengawas sekolah.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan, segala kebijakan yang telah diambil pejabat sebelum pelantikan ulang tetap dianggap sah dan berlaku. Sehingga program kerja yang telah dicanangkan para pejabat terkait tetap bisa dilanjutkan kembali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, sebenarnya tidak ada kesalahan administrasi dalam pelantikan pada 22 Maret. ”Semuanya sudah selesai dalam administratif,” sambung dia.

Pengangkatan dilangsungkan melalui mekanisme yang panjang. Utamanya pada pengangkatan pejabat PTP di lingkungan Pemkab Gresik. Gus Yani mengungkapkan, pihaknya sempat menerima surat peringatan dari Kemendagri. Surat tersebut berisi bahwa pelantikan pada 22 Maret harus mendapatkan izin tertulis dari Kemendagri. Sehingga Pemkab Gresik mengajukan permohonan yang akhirnya disetujui Kemendagri pada 26 April.

Dia menambahkan, persoalan administrasi tidak perlu dibesar-besarkan.

”Kami siap mengikuti aturan yang berlaku. Kalau perlu besok pelantikan lagi ya kami siap,” tutur Fandi Akhmad Yani.

Pelantikan kembali yang dimaksudkan Gus Yani adalah kemungkinan mengenai pengangkatan pejabat RS Gresik Sehati. Pelantikan tersebut akan dilangsungkan setelah pembangunan rampung.

Sebelumnya, Pemkab Gresik menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Terdapat 403 petugas PPPK yang dilantik hasil dari proses seleksi pada 2023.

Pelantikan ulang seluruh pejabat penerima mutasi jabatan pada 22 Maret digelar di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore