
Petani saat merawat padi di area sawah di kawasan Kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. Tingginya harga beras di pasaran saat ini belum berimbas pada meningkatnya kesejahteraan para petani di Indonesia. Panjangnya mata rantai perdagangan berimbas pad
JawaPos.com – Kementerian Pertanian (Kementan) kepincut dengan varietas baru padi dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Salah satu keunggulan varietas baru bernama IPB 9G itu adalah mampu menghemat konsumsi pupuk hingga 20 persen. Jika dihitung secara nasional, penggunaan varietas baru tersebut bisa menghemat bujet anggaran pupuk.
Mentan Andi Amran Sulaiman mengapresiasi temuan IPB itu. ”Akan kami kembangkan. Kita harus hargai hasil penelitian yang luar biasa bagus ini,” katanya kemarin (19/4).
Dia menuturkan, varietas baru itu tidak hanya unggul dari sisi produktivitas, tapi juga punya keunggulan berupa tahan serangan hama penyakit. Penggunaan bibit padi varietas baru itu diharapkan semakin menambah prevalensi petani yang menanam padi genjah.
Amran mengatakan, jika semua padi di Indonesia menggunakan varietas baru dari IPB itu, maka bisa menghemat biaya pupuk sekitar Rp 10 triliun. Pihaknya pun langsung membeli 50 ton benih padi varietas baru tersebut. Bahkan, jika kapasitas produksi benih IPB bisa ditingkatkan, Amran menyebut Kementan siap membeli 50 ribu ton.
Rektor IPB Arif Satria menyatakan, varietas baru 9G itu bisa disebut padi amfibi. Pasalnya, ia bisa hidup di lahan kering maupun sawah pada umumnya. Selain itu, produktivitasnya bisa mencapai 9–11 ton per hektare. ”Varietas baru ini hasil penelitian IPB untuk menghadapi ancaman perubahan iklim,” katanya. (wan/c18/bay)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
