Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 April 2024 | 21.35 WIB

Kemenlu Bantah Kabar Indonesia akan Buka Diplomasi dengan Israel Demi Masuk OECD

Jubir Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal. (Istimewa) - Image

Jubir Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenli) RI membantah kabar akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Kabar ini sebelumnya disiarkan dari salah satu media di Israel.
 
Dalam informasi tersebut, Indonesia disebut akan membuka pembicaraan dengan Israel sebagai syarat menjadi anggota The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), atau Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan.
 
 
“Saya tegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada rencana untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, terlebih di tengah situasi kekejaman Israel di Gaza saat ini,” kata Juru Bicara Kemlu Lalu Muhamad Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (12/4).
 
Lalu menegaskan, posisi Indonesia tetap sama. Yakni membela kemerdekaan Palestina. Kebijakan ini sudah dijalankan Indonesia sejak lama.
 
 
“Indonesia akan selalu konsisten, berada di garis terdepan membela hak-hak bangsa Palestina,” tegasnya.
 
Sementara, untuk menjadi anggota OECD, kata Lalu, butuh waktu yang panjang. Prosesnya memang tidak cepat. Indonesia pun harus menyiapkan beberapa hal untuk rencana tersebut. Rata-rata sebuah negara memerlukan waktu 3-5 tahun untuk menjadi anggota OECD. 
 
 
“Waktu yang diperlukan setiap negara untuk menyelesaikan proses keanggotaan penuh di OECD berbeda-beda," pungkas Lalu.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore