Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Maret 2024, 06.55 WIB

Korban Kekerasan Driver Grab Car Tolak Bantuan Manajemen, Ini Alasannya

Viral di media sosial seorang perempuan bernama Cindy Pangestu menjadi korban kekerasan dan pengancaman oleh driver Grab Car di Jakarta Barat. - Image

Viral di media sosial seorang perempuan bernama Cindy Pangestu menjadi korban kekerasan dan pengancaman oleh driver Grab Car di Jakarta Barat.

JawaPos.com - Korban kekerasan dan penculikan yang diduga dilakukan driver Grab Car menolak bantuan yang diberikan manajemen Grab terkait keamanan dan bantuan konseling untuknya. Diketahui bahwa kasus ini sudah dilaporkan korban berinsial C ke Polda Metro Jaya dan kini dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat. 

"Tidak perlu (bantuan yang ditawarkan Grab)," ujar pengacara korban, Wilhelmus Rio Resandhi saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (28/3).
 
Ia mengatakan bahwa korban saat ini hanya menginginkan terduga pelaku segera ditangkap polisi agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. 
 
 
"Tujuan utama pelapor adalah si terduga pelaku atau terlapor diproses hukum," tandas Rio.
 
Sebelumnya, pihak Grab buka suara terkait kasus driver Grab Car yang diduga melakukan kekerasan terhadap seorang customer di wilayah Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Korban bernama Cindy Pangestu diketahui telah melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya. 
 
Dalam pernyataan resminya, Grab menyatakan akan bertanggung jawab atas kerugian yang dialami korban dari segi pemulihan hingga pendampingan hukum.
 
"Segenap jajaran Grab Indonesia akan mengawal kasus ini hingga selesai," tulis pernyataannya dalam akun Instagram @grabid, dikutip (28/3).
 
Selain itu, Grab juga akan memberikan tim konseling psikologis, pengamanan pribadi 24 jam, hingga penyediaan transportasi untuk korban. Akses langsung bagi korban untuk menghubungi manajemen senior Grab juga diberikan.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore