
MENGAMANKAN DIRI: Warga memadati pelataran Pakuwon Mall Surabaya seusai merasakan guncangan gempa pada Jumat (22/3).
JawaPos.com – Edi Miranda masih terdengar gemetar saat menyampaikan kondisi gempa terakhir yang terjadi di wilayah Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur.
Maklum, rumahnya masih berantakan akibat guncangan lindu besar ketiga sepanjang hari kemarin (22/3).
Bukan hanya rumahnya. Hotel miliknya yang berlokasi di Jalan Umar Masud, Sangkapura, juga terdampak. "Di hotel saya banyak yang retak-retak," ucapnya kepada Jawa Pos yang menghubunginya via telepon.
Kerusakan berbagai bangunan juga terjadi di wilayah lain di Gresik, Tuban, dan Surabaya. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik Driatmiko Herlambang mengatakan, pihaknya masih memantau kondisi terkini. "Sejauh ini ada 5 kecamatan dan 16 desa yang terdampak," tuturnya.
Data kerusakan yang dikumpulkan BPBD Gresik hingga pukul 19.00 tadi malam, tercatat ada 57 rumah rusak. Perinciannya, 42 rusak ringan, 10 rusak sedang, dan 5 rusak berat. Ada pula dua sekolah yang rusak ringan, yakni SMAN Sangkapura dan SMA Muhammadiyah Sangkapura.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan, ada 5 laporan yang masuk terkait kerusakan. Salah satunya di RS Unair. Sebuah rumah di Jalan Ngaglik Viaduk juga roboh.
Jawa Pos Radar Tuban melaporkan, terdata tiga bangunan rusak berat di wilayah tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Tuban Sudarmaji menyatakan, empat kerusakan berat itu terjadi di empat desa di empat kecamatan berbeda. Termasuk Balai Desa Dagangan, Kecamatan Parengan.
MENGAMANKAN DIRI: Para pasien RS Unair Surabaya dievakuasi ke tempat terbuka akibat guncangan lindu yang utama.
Sesuai data BMKG, gempa pertama terjadi pukul 11.22 WIB dengan magnitudo 6 yang terletak di Laut Jawa, sekitar 126 km dari Tuban, Jawa Timur. Kedalaman gempa tergolong dangkal, yakni 10 kilometer di bawah laut.
Karena letaknya lebih dekat dengan Pulau Bawean, BMKG secara resmi menyebutnya gempa Bawean. Hingga pukul 20.23 tadi malam, rentetan gempa terjadi 93 kali. Terdapat dua gempa lain yang cukup terasa dengan gempa utama magnitudo 6,5 dan magnitudo 5. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menerangkan, dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif di Laut Jawa. "Dari hasil analisis, diketahui mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," paparnya.
Gempa terasa di Pulau Bawean dan hampir seluruh wilayah Jatim. Bahkan terasa di wilayah yang cukup jauh dari pusat gempa, seperti Solo, Jogjakarta, Sampit, Banjarmasin, Balikpapan, dan Martapura. Empat kota terakhir berada di Kalimantan. "Gempa terasa seperti truk yang lewat hingga benda-benda yang tergantung bergoyang," ujarnya.
Daryono menambahkan, proses gempa itu masih berjalan. Belum bisa dipastikan apakah magnitudo 6,5 itu merupakan gempa utama. ”Dilihat dari tren, gempa ini masih fluktuatif,” ujarnya dalam konferensi pers tadi malam.
Tren gempa fluktuatif itu membuat BMKG belum bisa memutuskan mana gempa utamanya. "Kami terus memonitor gempa," jelasnya. Dia mengatakan, dalam gempa bumi itu belum tentu gempa paling besar terjadi di awal. Bisa jadi ada gempa pembuka, gempa utama, dan dilanjutkan gempa susulan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
