JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran tahun ini untuk bisa mudik lebih awal. Sehingga, bisa menghindari prediksi puncak arus mudik yang ditetapkan pada Sabtu, 6 April 2024.
Selain itu, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik pada dini hari. Utamanya, pada waktu favorit seperti sehabis sahur dan setelah berbuka puasa.
"Kami imbau untuk mudik lebih awal dan juga selama dalam perjalanan diharapkan untuk mengikuti rambu dan petugas di lapangan," kata Lisye dalam konferensi pers di Kantor Jasa Marga Pusat, Jakarta Timur, Kamis (21/3).
Lebih lanjut, Lisye meminta kepada seluruh masyarakat yang akan melintas di jalan tol untuk tidak menggunakan bahu jalan dan lahan parkir. Bahkan sampai membuka perbekalan di jalan. "Karena itu sangat mengganggu pengguna jalan tol lain," lanjutnya.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol agar memperhatikan aspek kesiapan perjalanan, seperti memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan layak jalan dibarengi dengan mempersiapkan perbekalan selama perjalanan, meliputi makanan, minuman, serta peralatan ibadah, obat-obatan pribadi.
Pastikan juga BBM sudah terisi penuh sebelum melakukan perjalanan, lakukan pengecekan tarif tol serta mengisi saldo uang elektronik dengan cukup.
"Memastikan kecukupan pulsa/data ponsel dan download aplikasi Travoy untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini dan update lokasi posko layanan kesehatan di Rest Area Jasa Marga Group yang juga dilengkapi dengan fitur push notification," pungkasnya.
Untuk diketahui, pada momen lebaran tahun ini Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Sabtu, 6 April 2024 atau H-4 lebaran dengan lonjakan lalu lintas mencapai 259.087 kendaraan atau naik 0,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan naik 66,8 persen terhadap waktu normal.
Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi pada 15 April 2024 atau H+4 lebaran dengan lalu lintas di jalan tol diperkirakan mencapai 300.722 kendaraan atau naik 13,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau naik 131 persen terhadap normal.