Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Februari 2024 | 02.58 WIB

Menhub Targetkan Pusat Pengujian dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor di Bekasi Soft Launching September 2024

Menhub Budi Karya Sumadi. (Istimewa) - Image

Menhub Budi Karya Sumadi. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Pusat Pengujian dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor atau Proving Ground yang terletak di Balai Pengujian Laik Jalan & Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi, Jawa Barat, soft launching pada September 2024.
 
Menhub Budi mengatakan, dalam pembangunannya, pusat pengujian tersebut dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KPBU.
 
"Kami membangunnya melalui skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan sistem available payment. Sehingga kita memberikan kesempatan kepada swasta yaitu PT IIAPG untuk membangun dan pemerintah akan membayarkan investasi yang dilakukan sekarang selama kurang lebih 15 tahun," ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Senin (19/2).
 
 
Untuk diketahui, Proving Ground merupakan fasilitas pengujian di luar ruangan (outdoor test) sesuai dengan standar internasional yang telah mengadopsi United Nations Agreement Concerning The Adoption of Uniform Conditions of Approval and Reciprocal Recognition of Approval For Motor Vehicle Equipment and Parts (UN Agreement).
 
Dengan adanya pembangunan Proving Ground BPLJSKB Bekasi, pelaksanaan uji tipe yang selama ini dilaksanakan di luar negeri nantinya bisa dilaksanakan di Indonesia. Dengan demikian, potensi ekspor kendaraan dari industri otomotif Indonesia akan semakin meningkat.
 
"Ini adalah satu tempat melakukan testing kendaraan bermotor yang dahulu kita lakukan di luar negeri sekarang kita lakukan di sini sehingga industri otomotif akan lebih mudah dan kita melakukannya sendiri," jelas Menhub.
 
Lebih lanjut, Menhub menjelaskan bahwa Proving Ground Bekasi melalui skema KPBU yang diusung Kementerian Perhubungan RI, dapat menghasilkan pengujian tipe kendaraan bermotor yang lebih akurat dan memenuhi standar internasional, sehingga akan meningkatkan aspek keselamatan kendaraan bermotor.
 
Selain itu juga mendukung komitmen Indonesia untuk mengendalikan tingkat emisi karbon pada kendaraan, serta mengurangi ketergantungan pendanaan dari APBN. "Nantinya akan ada sekitar 16 fasilitas pengujian sesuai dengan standar internasional United Nation Regulation (UNR) yang rencananya akan diterapkan di negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Mutual Recognition Agreement. Proving ground juga digunakan sebagai tempat penelitian pengembangan industri otomotif," tandasnya.
 
Sebagai informasi, nantinya sertifikat yang diterbitkan dalam pengujian ini ada dua jenis yaitu: Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji tipe (SRUT). SUT merupakan bukti bahwa kendaraan tersebut telah lulus pengujian, sedangkan SRUT merupakan bukti bahwa kendaraan tersebut.
 
Proses pembangunan proyek proving ground dimulai sejak tahun 2021 (tahap prakualifikasi). Kemudian pada tahun 2022 dilanjutkan dengan proses permintaan proposal, bidding, dan penandatanganan kesepakatan dengan badan usaha pemenang tender. Lalu pada tahun 2023 dilakukan proses financial close dan dimulainya konstruksi.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore