
Partai X berkolaborasi dengan IAPSC dan YKKR undang Kiai Kanjeng selenggarakan Doa untuk Indonesia.
JawaPos.com–Jelang Pemilu 14 Februari, Partai X berkolaborasi dengan Ikatan Ahli dan Praktisi Smart City (IAPSC) dan Yayasan Komunal Kreatif Radius (YKKR) menyelenggarakan Doa untuk Indonesia. Acara tersebut bertempat di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, pada Kamis (25/1).
Event Manager Doa untuk Indonesia Aziza menyampaikan, acara itu bertujuan untuk menjaga agar pemilu bisa berlangsung adil, jujur, dan damai.
”Semua berharap tidak ada kecurangan yang berpotensi memicu konflik. Sebab, jika hal itu terjadi, bangsa kita sedang berjalan menuju kehancuran. Dan doa adalah simbol kristalisasi semua harapan kita,” tutur Aziza dalam keterangannya.
Ketua Umum Eksekutif Partai X Erick Karya menyampaikan, Partai X merupakan partai politik bukan peserta pemilu. Diinisiasi sekelompok anak muda karena ada kegelisahan dengan situasi politik nasional yang berusaha ditarik secara masif ke arah politik kekuasaan.
”Kekuasaan nasional terkesan dikelola secara individual untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” imbuh Erick.
Partai X diinisiasi sebagai penyeimbang pendulum politik yang cenderung berorientasi pada kekuasaan dengan menjadi partai politik bukan peserta Pemilu 2024. Partai X membawa misi untuk mewujudkan Indonesia sebagai satu bangsa, satu kemakmuran.
”Partai X mengajak rakyat Indonesia untuk merenungkan kembali makna Pancasila, menilik ulang UUD 45 hasil amandemen, memperkuat kembali fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai representasi kedaulatan rakyat, dan menjaga Presiden sebagai pelaksana mandat, bukan sebagai pemilik negara,” ujar Erick Karya.
Partai X, lanjut dia, mendorong digitalisasi semua urusan masyarakat untuk transparansi, efisiensi, dan efektivitas pemerintahan. Partai X juga memperkenalkan reformasi hukum dengan penggunaan expert system dalam proses peradilan.
”Partai X mengajak semua anak muda untuk berpartisipasi dalam tata kelola negara. Sebab, masa depan bangsa ini milik mereka. Bangsa ini akan adil, makmur, dan beradab atau akan bergelimang utang, itu sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab anak-anak muda saat ini,” ucap Erick.
Ketua IAPSC Hida menuturkan, IAPSC mendorong tata kelola pemerintahan yang baik melalui aplikasi tunggal. Tata kelola pemerintahan yang baik dimaknai sebagai pemerintahan yang memiliki karakter wawasan ke depan, keterbukaan dan transparansi.
”Pemerintah dan legislatif yang berkualitas akan menciptakan pengelolaan negara yang berkualitas sesuai dengan tujuan Smart City. Itulah titik temu antara IAPSC dan pemilu. IAPSC siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk modernisasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” ucap Hida.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
