
pertemuan pertama debat cawapres yang diselenggarakan pada 22 Desember 2023./ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.
JawaPos.com – Debat keempat pilpres yang diselenggarakan pada Minggu (21/1/2024) di JCC Senayan, Jakarta menjadi pertemuan kedua bagi para cawapres dalam kegiatan debat.
Kegiatan debat ini menjadi panggung bagi cawapres untuk menampilkan kepiawaian dan wawasan mereka seputar sumber daya alam, masyarakat adat, lingkungan hidup, energi, dan agraria.
Selama debat berlangsung, tentunya terdapat jawaban-jawaban yang menarik dari masing-masing cawapres.
Dalam pertanyaan yang disampaikan mengenai strategi para cawapres dalam menanggulangi korupsi pertambangan dan perikanan ilegal serta pembalakan liar, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa tambang yang memiliki izin atau legal bahkan tidak membawa kesejahteraan.
“Ada 2.500 tambang ilegal, sementara tambang yang legal saja tidak membawa kesejahteraan dan kita menyaksikan dalam proses penambangan dan bisnis tambang kita, hilirisasi dilakukan ugal-ugalan,” ujar Muhaimin Iskandar dikutip dari Antara.
Sedangkan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming menyatakan bahwa solusi yang tepat yakni mencabut izinnya.
“Simpel saja solusinya, izinnya dicabut, simpel, karena sesuai UUD 1945 Pasal 33 ayat (3) dan (4) dan Pancasila sila 4 dan 5,” pungkas Gibran.
Sedangkan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengungkapkan bahwa solusi yang tepat yakni menggunakan data sebagai rujukan dalam menemukan solusi yang tepat.
“Menjadi penting keterbukaan informasi tentang data, kalau kita mau menyelesaikan persoalan, data itu menjadi basis penyelesaian. Kami juga pernah ikut upaya penyelesaian satu peta sebagai rujukan,” tegas Mahfud.
Lalu dalam pertanyaan selanjutnya yang mempertanyakan terkait strategi dalam menghadapi perubahan iklim terhadap produksi dan kualitas gizi pangan, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa solusinya yakni melalui pengembangan irigasi dan subsidi pupuk.
“Pengembangan irigasi dan subsidi pupuk tidak bisa dielakkan, tidak boleh kita melakukan pembiaran petani kita sehingga kita kekurangan pangan dan petani kita tidak diberi kesempatan mengisi kekurangan pangan itu,” ujar Muhaimin.
Sedangkan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming menyatakan bahwa kuncinya yakni melalui akses pupuk yang mudah didapatkan di daerah pertanian sehingga produktivitas pun akan meningkat.
“Kuncinya pupuk dan pupuk harus didekatkan dengan lahan-lahan pertanian, otomatis produktivitas akan meningkat dan jangan lupa mekanisasi, kita pengen meningkatkan produktivitas petani dan juga melibatkan generasi muda,” pungkas Gibran.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
