
Komika Pandji Pragiwaksono. (Instagram: pandji.pragiwaksono)
JawaPos.com - Pandji Pragiwaksono sempat memberikan sentilan terhadap Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan menyebut penampilannya terlihat 'mengantuk' dalam sebuah acara stand up comedy yang digelar pada penghujung tahun 2025 lalu.
Kendati Demikian, Gibran tidak marah apalagi sampai emosional dengan menyeretnya ke meja hijau. Gibran justru memberikan dukungan pada Pandji, dengan menganggap hal tersebut sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dan ruang kreativitas.
Mendapat dukungan dari Gibran, Pandji Pragiwaksono mengatakan putra mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu menjadi contoh yang baik dalam merespons suatu lawakan.
"Saya rasa, sikap Wapres Gibran menjadi contoh yang baik dalam menangkap sebuah joke, gimana baiknya memproses sebuah joke," kata Pandji Pragiwaksono di Polda Metro Jaya, Jumat(6/2).
Pandji berpandangan, sebuah lawakan memang tidak perlu direspons secara emosional dan serius, apalagi sampai dilaporkan ke ranah hukum pidana. Pasalnya, lawakan didesain untuk memberikan hiburan bagi banyak orang.
"Sebuah joke itu tidak perlu ditanggapi terlalu serius dan tidak perlu sampai menciptakan permasalahan. Apa yang dilakukan Wapres Gibran itu indikasi yang cukup baik," kata Pandji.
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi lawakan yang dibawakan Pandji Pragiwaksono dalam acara Mens Rea yang mengundang pro-kontra di masyarakat hingga berujung adanya sejumlah laporan polisi.
Menurut Gibran, apa yang dilakukan Pandji Pragiwaksono merupakan bagian dari ruang kreativitas yang seharusnya dihargai selama tidak bertentangan dengan norma agama dan budaya bangsa.
"Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk saudara Pandji Pragiwaksono untuk terus berkarya menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa," kata Gibran.
Pandji Pragiwaksono mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2) kemarin dalam rangka menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor kerkait kasus Mens Rea. Dia diperiksa terkait sejumlah laporan polisi yang masuk.
Pandji Pragiwaksono dicecar dengan 63 pertanyaan oleh penyidik dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 8 jam.
Menurut Pandji, dirinya membuka ruang dialog yang seluas-luasnya dengan para pelapor untuk berdiskusi terkait materi lawakannya yang dibawakan dalam acara Mens Rea.
Dia menegaskan, tidak ada maksud sama sekali untuk tujuan menjatuhkan dan mencemarkan nama baik orang atau lembaga tertentu.
"Dalam sebuah kesalahpahaman atau ketidaksesuaian penangkapan makna dari karya seni, dapat dilakukan dengan dialog. Saya selalu bersedia untuk berdialog,"katanya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
