
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, saat berkunjung ke Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Jakarta, Jumat (19/1).
JawaPos.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut dua, Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia memiliki masa depan yang luar biasa jika seluruh elemen mampu bersatu dan saling bekerja sama.
Hal itu ungkapkannya saat berkunjung ke Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Jakarta, Jumat (19/1).
Dalam kesempatan itu, Prabowo didampingi mantan politikus senior PDIP Maruarar Sirait dan sejumlah tokoh lain seperti politikus Partai Gerindra Fary Djemy Francis dan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie.
"Our future is great, kita bisa jadi negara makmur dengan syarat kita harus rukun, bersatu, harus saling bekerja sama, saling memahami," ujar dia.
Di hadapan para pemimpin dan anggota PGI, Prabowo pun mengingatkan untuk bersyukur dengan keadaan bangsa saat ini. Sebab, banyak negara lain yang sedang berkonflik, perang saudara hingga membuat perekonomiannya runtuh.
"Kita harus bersyukur bahwa sebagai bangsa, kita sekarang berada dalam kondisi yang kita alami seperti sekarang. Kalau kita lihat lingkungan dunia bahkan di sekitar kita, di kawasan kita, begitu banyak terjadi perang," kata dia.
Prabowo lalu memberi contoh perang di Ukraina yang kini masih terus bergulir dan berdampak pada melambungnya harga pangan maupun BBM di beberapa negara. Namun, Indonesia mampu bertahan termasuk dari krisis global yaitu pandemi Covid-19.
"Akibat perang Ukraina, harga BBM dunia naik, harga pangan naik, pupuk jadi langka ratusan negara terpukul ekonominya. Marilah kita memeriksa diri kita dan sekitar kita," imbuh dia.
"Kita mampu mengatasi krisis yang luar biasa, pandemi Covid juga mengakibatkan ketegangan dalam dunia, (tetapi) ekonomi kita masih terkendali," lanjut Prabowo.
Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya kerja keras dari seluruh pihak dalam menciptakan nasib baik bagi rakyat. Dengan kehendak politik yang baik, kata dia, akan mendorong Indonesia menjadi negara sukses di dunia.
"Kalau kita bisa seperti itu, optimis dan bekerja keras, ajak semua pihak bersama-sama perbaiki nasib rakyat kita. Kita buktikan kekayaan kita luar biasa dengan kehendak politik yang baik. Indonesia benar-benar akan jadi success story di dunia ini," tegas Mantan Pangkostrad tersebut.
Di samping itu, Prabowo menegaskan, Indonesia harus menjadi negara yang mandiri dan mampu mengelola kekayaan yang dimiliki dengan hati-hati. Ia juga mengingatkan, intensi bangsa lain tidak selalu baik karena tidak ada teman yang abadi.
"Saya selalu ingatkan hati-hati karena persaingan antara bangsa kejam. Jangan mengira bangsa lain sayang dengan kita. There are no permanent friend and no permanent enemy, only permanent interest," kata Prabowo.
Ia melanjutkan, yang dimaksud dari kepentingan abadi (permanent interest) adalah keinginan sebuah negara untuk selalu memenuhi kebutuhan bangsanya sendiri. Oleh karena itu, Indonesia harus bijaksana karena kekayaan alamnya banyak diinginkan oleh bangsa lain, sejak ratusan tahun lalu.
"Kepentingan abadi adalah ingin hidup cukup oleh semua bangsa, semua kelompok etnis, semua negara, semua kelompok manusia," ujarnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
