Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Januari 2024 | 17.20 WIB

Debat Capres Memanas Terkait Alutsista hingga Utang Luar Negeri

Capres nomor urut satu Anies Baswedan, capres nomor urut dua Prabowo Subianto dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). - Image

Capres nomor urut satu Anies Baswedan, capres nomor urut dua Prabowo Subianto dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

JawaPos.com – Tiga calon presiden (capres), yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, kembali bertemu dalam panggung debat. Pada debat ketiga di Istora Senayan tadi malam (7/1), mereka beradu argumen tentang pengadaan alutsista bekas hingga proyek food estate.

Seperti debat sebelumnya, para capres menyampaikan visi-misi sesuai dengan tema debat. Kali ini topik yang diangkat adalah pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

Dalam kesempatan itu, Anies-Muhaimin mengenakan kemeja putih yang dipadu dengan jas dan celana hitam. Prabowo-Gibran memakai kemeja biru dan celana hitam. Ganjar-Mahfud kompak mengenakan jaket bomber warna army ala film Top Gun dan celana krem serta memakai sepatu outdoor ala militer.

Ganjar menuturkan, Indonesia juga akan terus mendorong dan membebaskan semua bangsa tanpa intervensi. Pihaknya tetap berkomitmen mendukung Palestina untuk merdeka. Semua penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

Indonesia juga harus siap masuk pada pertahanan 5.0, yaitu menyiapkan teknologi sakti, rudal hipersonik, sensor kuantum, senjata cyber, dan senjata otonom. Menurut Ganjar, hal tersebut bisa dilakukan jika anggaran pertahanan mencapai 1–2 persen dari PDB.

Ganjar juga memberikan perhatian terhadap keamanan, terorisme, narkoba, dan judi online. Menurut dia, diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) cyber dan reformasi kepolisian. ”Inilah yang akan kami lakukan,” ujar Ganjar.

Sementara itu, Anies menyampaikan, dirinya berjanji mengembalikan posisi Indonesia menjadi pelaku utama di konstelasi global. Indonesia tidak hanya hadir menjadi penonton, tetapi juga menjadi penentu arah perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh bangsa, baik di level global maupun regional.

Dia mengungkapkan, anggaran Rp 700 triliun Kemenhan justru tidak dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan itu. Anggaran malah digunakan untuk membeli alutsista bekas. Padahal, di saat bersamaan, separo prajurit TNI belum memiliki rumah dinas. ”Sementara, ada menteri yang mempunyai 340 hektare tanah,” ungkapnya.

Dia juga menyoroti proyek food estate singkong. Menurut dia, proyek itu menguntungkan kroni, merusak lingkungan, dan tidak menghasilkan. Dia menegaskan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang menjunjung tinggi etika.

Setelah Anies, giliran Prabowo yang menyampaikan paparan. Dia menjelaskan, pertahanan, keamanan, globalisasi, dan geopolitik merupakan tema yang sangat penting. Menurut dia, fungsi negara adalah melindungi rakyat atau fungsi pertahanan. Untuk menjadi negara makmur, sejahtera, rakyat hidup layak, Indonesia harus menjaga dan mengelola kekayaan Indonesia.

Soal politik luar negeri, pihaknya akan menjalankan politik tetangga baik sehingga harus mempunyai pertahanan yang kuat. Dia yakin, dengan pertahanan yang kuat, Indonesia akan dihormati. ”Tanpa kekuatan militer, kita akan dijajah. Kita harus kuat,” tegasnya.

Segmen berikutnya adalah tanya jawab. Moderator membacakan pertanyaan yang sudah disusun para panelis. Pertanyaan pertama ditujukan kepada Anies. Dia ditanya tentang upaya mendapatkan akses teknologi guna memperkuat pertahanan Indonesia.

Sebelum menjawab, Anies mengklarifikasi data soal kepemilikan lahan. Menurut dia, luas lahan yang dimiliki menteri itu bukan 340 hektare, melainkan 340 ribu hektare. ”Kalau 340 hektare itu angkanya terlalu kecil,” katanya.

Prabowo langsung menyela dan membantah data tersebut. ”Itu pun salah, itu pun salah. Mas Anies, jangan sampaikan data yang salah,” ujar Prabowo.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore