
Sidang perkara praperadilan terhadap SP3 kasus dugaan penodaan agama anggota DPD Provinsi Bali Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradata Wedastera Putra Suyasa di PN, Rabu (11/1). Rolandus Nampu/Antara
JawaPos.com - Bak bola panas, pernyataan anggota DPD RI I Gusti Ngurah Arya Wedakarna terus mendapat reaksi. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bali, menyatakan sikap tegas bahwa pernyataan AWK yang diduga menyinggung penggunaan penutup kepala untuk perempuan muslimah.
Ketua PWM Bali H Husnul Fahmi mengatakan, Muhammadiyah Bali mengatakan sikap dengan tegas dan resmi atas beredarnya video tentang oknum DPD RI Dapil Bali, Arya Wedakarna yang diduga kuat telah melakukan penistaan di Ruang Rapat Angkasa Pura, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada (29/12) lalu.
Fahmi awalnya menyampaikan bahwa Muhammadiyah Bali menyampaikan apresiasi atas fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Arya Wedakarna sebagai bentuk check and balance atas jalannya roda pemerintahan di Bali.
"Bahwa kami pimpinan wilayah Muhammadiyah Bali mengecam dan mengutuk perbuatan oknum anggota DPD RI Arya Wedakarna yang diduga telah melakukan penistaan Agama terkait ucapannya dalam rapat tanggal 29 Desember 2023," ujar Fahmi di kantor PWM Bali dilansir dari Radar Bali (JawaPos Group) pada Kamis (4/1).
Pernyataan Arya Wedakarna ialah "Kenapa apa agama sampean ngga ngajari hah, apa agama kamu. Hina sekali kamu-kamu ini ya, ganti itu saya nggak mau yang front liner itu, saya mau gadis Bali yang kayak kamu rambutnya keliatan terbuka. Jangan kasih yang penutup-penutup ngga jelas this is not middle east," ujar Arya.
Fahmi menilai ucapan yang disampaikan Arya Wedakarna merupakan penghinaan atas penggunaan penutup kepala bagi muslimah atau hijab. Sedangkan menurut ajaran Agama Islam bahwa perempuan muslimah atau yang beragama islam Wajib menggunakan hijab atau jilbab sebagaimana tercantum dalam Al-Quran surat Al Ahzab ayat 59.
Pemimpin Wilayah Muhammadiyah Bali menyatakan beberapa hal berikut terkait pernyataan Arya.
Muhammadiyah berpandangan bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terdapat tiga nilai utama yang dijadikan pedoman yakni nilai Agama, Pancasila dan Budaya Luhur Bangsa sebagai ketahanan nasional, ketiga nilai utama tersebut menjadi patokan sekaligus pedoman bagi seluruh elemen bangsa.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali menyatakan sikap dengan tegas dan resmi atas beredarnya video tentang oknum Anggota DPD RI Dapil Bali, Arya Wedakarna yang diduga kuat telah melakukan penistaan Agama Islam yang dilakukan pada tanggal 29 Desember 2023 di Ruang Rapat Angkasa Pura Bandara Internasional Ngurah Rai.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
