
Calon Presiden Nomor Urut 2 sampaikan argumennya dalam acara Debat Capres-Cawapres perdana (12/12). (Instagram/@prabowo).
JawaPos.com – Debat perdana Capres-Cawapres 2024 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah selesai dilaksanakan pada Selasa (12/12).
Tema yang diberikan pada debat kali ini seputar pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
Dalam debat tersebut ketiga Capres-Cawapres yakni nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md saling memaparkan berbagai argumen dan menyampaikan visi misinya masing-masing.
Sementara itu menurut pengamat, Anies dan Ganjar sempat kompak menyerang Prabowo dalam acara debat perdana itu.
Meski demikian, Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menolak untuk menyerang balik lawan.
Melansir dari Antara, Kamis (14/12), Budiman yang ditemui di Jakarta, pada Rabu (13/12) kemarin menjelaskan bahwa alasan Prabowo menolak menyerang lawan debat adalah karena Ketua Umum Partai Gerindra itu menginginkan Debat Pilpres 2024 sebagai sarana adu gagasan bukan tempat untuk saling serang.
“Demi Tuhan nih, Pak Prabowo bilang tidak, enggak boleh (serang lawan debat),” ungkapnya usai acara peluncuran dan pemaparan rekomendasi kebijakan untuk Prabowo-Gibran di Jakarta.
Bahkan, Budiman mengaku jika tim penasihat debatnya sesekali nakal dengan menginstruksikan kepada Prabowo untuk menyerang lawan debat.
“Maaf kami sebagai tim penasehat debatnya, kadang-kadang nakal, dengan menyuruh Pak Prabowo untuk sesekali agak nyerang dikit, biar seru. Toh Prabowo juga sering diserang berkali-kali,” ujarnya.
Namun, hal tersebut dihiraukan oleh Prabowo yang mengatakan bahwa panggung debat itu adalah tempat untuk tiga orang Capres menjadi bersinar untuk cemerlang, sehingga tidak perlu ada saling serang.
Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menilai bahwa Prabowo tidak tahan untuk menjadi oposisi.
"Sayangnya tidak semua orang tahan menjadi oposisi, seperti yang disampaikan Pak Prabowo, Pak Prabowo tidak tahan untuk menjadi oposisi," kata Anies saat menanggapi tanggapan Prabowo di sesi debat.
Dia mengatakan saat ini minim sekali pihak yang berperan sebagai oposisi. Menurutnya saat ini kebebasan berbicara menurun termasuk mengkritik partai politik sehingga indeks demokrasi menjadi menurun.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
