
Kanwil Kemenkumham Jatim rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senin (11/12).
JawaPos.com–Kanwil Kemenkumham Jatim berkomitmen menciptakan pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Hal itu ditegaskan Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Senin (11/12).
Hingga saat ini, di 39 lapas dan rutan di Jatim mengalami overkapasitas sebesar 105 persen. Dari kapasitas hunian 13.563, saat ini lapas dan rutan di Jatim dihuni 27.875 warga binaan.
”Jumlah ini menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 113 persen,” ujar Heni Yuwono.
Dia menjelaskan, hal itu tak lepas dari reformasi hukum dengan penerapan pidana alternatif dan mengedepankan prinsip restorative justice. ”Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari unsur legislatif dalam hal ini Komisi III DPR RI yang terus mengawal semangat reformasi hukum di Indonesia,” tutur Heni.
Fluktuasi jumlah warga binaan berdampak pada persiapan pelaksanaan pemilu di lapas dan rutan. Kemenkumham Jatim harus benar-benar memastikan jumlah warga binaan yang masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) maupun calon daftar pemilih khusus (DPK).
”Sesuai hasil rapat pleno KPU Jatim pada 27 Juni, ada 22.891 orang warga binaan yang masuk dalam DPT,” ujar Heni.
Namun, pada 6 Desember lanjut dia, jumlah DPT menjadi 17.761 DPT. Salah satu faktor utamanya karena jumlah warga binaan di lapas dan rutan sangat dinamis.
”Jumlahnya bertambah dan berkurang setiap hari, jadi kami terus melakukan koordinasi dengan KPU setiap bulan untuk melaporkan jumlah warga binaan yang terkini,” urai Heni.
Hingga saat ini, menurut Heni, masih ada 10.114 warga binaan yang masuk kategori calon DPK. Rencananya, status mereka ditetapkan sebagai DPT pada H-30 hari pemungutan suara.
”Kami sudah siapkan juga tempat pemungutan suara (TPS) khusus di lapas dan rutan yang jumlahnya mencapai 102 TPS,” terang Heni.
Heni menekankan bahwa jajarannya akan terus melakukan koordinasi dengan KPU maupun Bawaslu. Hal itu untuk memastikan warga binaan dapat menyampaikan suaranya.
”Kami akan memperjuangkan hak suara dari setiap warga binaan, hal ini menjadi komitmen kami dalam menciptakan pemilu yang luber jurdil,” ucap Heni.
Wihadi Wiyanto dari Fraksi Gerindra mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan Kanwil Kemenkumham Jatim. Dia berharap lapas maupun rutan tidak tertutup selama proses pelaksanaan pemilu.
”Kami harap, lapas mau terbuka bagi siapa saja, terutama bagi stakeholder yang berkepentingan selama pemilu, hal ini agar proses pemilu di lapas bisa berlangsung dengan transparan dan jauh dari prasangka,” tutur Wihadi.
Hal senada juga diungkapkan Rahmat Muhajirin. Dia berharap Kemenkumham Jatim dapat melanjutkan kerja baik yang telah dilaksanakan untuk menyambut Pemilu 2024.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
