Melansir dari Radar Kediri pada Senin (11/12), Direktur PT SDhI, Maksin Arisandi mengatakan bahwa perkiraan 10 juta penumpang per tahun pada akhirnya adalah target yang rasional untuk Bandara Internasional Dhoho Kediri bila melihat jumlah penduduk di Jawa Timur, terutama wilayah Matraman.
"Di 13 kota dan kabupaten wilayah Matraman itu setidaknya ada 10 juta penduduk," ungkap Maksin.
Wilayah Mataraman tersebut, yang menjadi target market Bandara Internasional Dhoho Kediri, terdiri dari 13 kota dan kabupaten. Yaitu Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungaung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ngawi. Daerah-daerah ini adalah wilayah yang sebelumnya tergabung dalam Karesidenan Kediri dan Madiun.
Dalam prosesnya, pihak Bandara Internasional Dhoho Kediri akan mematok target jumlah penumpang yang bakal didapatkan secara bertahap untuk mencapai target 10 juta penumpang per tahun.
Di tahun pertama target penumpang Bandara Internasional Dhoho Kediri sebanyak 1,5 juta, kemudian naik menjadi 4,5 juta penumpang per tahun. Jika keduanya berhasil dicapai, maka target berikutnya adalah mendapatkan 10 juta penumpang per tahun.
Berkat adanya peningkatan fasilitas penunjang Bandara Internasional Dhoho Kediri, sepeti akses menuju bandara yang bakal lebih lengkap dengan adanya dua jalur tol Kediri-Tulungagung dan Kediri-Kertosono, pemrakarsa makin optimis akan mampu mendapatkan penumpang sesuai target.
Sedangkan, pihak Bandara Internasional Dhoho Kediri kini tengah menunggu hasil dari kalibrasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) dalam kunjungannya Jumat (8/12) lalu, proses kalibrasi akan selesai pada hari ini.
Nantinya, jika hasil kalibrasi sudah sesuai standar yang ditetapkan, maka Kemenhub akan memberikan surat sementara bandara yang dapat digunakan untuk melakukan soft opening Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Berdasarkan informasi yang telah dihimpun, surat sementara tersebut bakal diserahkan dalam pekan ini. Sebab, soft opening Bandara Internasional Dhoho Kediri direncanakan bakal digelar pada Jumat (15/12).
Bila berjalan mulus dan sesuai dengan yang direncanakan, sejumlah pejabat Nasional disebut bakal menghadiri agenda soft opening Bandara Internasional Dhoho Kediri, seperti salah satunya yang bakal hadir adalah Menhub Budi Karya Sumadi.
Dalam agenda soft opening Bandara Internasional Dhoho Kediri, nantinya akan ada sejumlah kegiatan yang bakal diadakan. Salah satunya adalah menyaksikan langsung pesawat yang akan melakukan landing dan take off.
“Jika kalibrasi berjalan lancar, minggu depan kami akan melakukan pra-operasi. Melakukan take off hingga landing di bandara (Bandara Internasional Dhoho Kediri),” Kata Menhub Budi Karya.
Hari ini, Pemkab Kediri bersama pemrakarsa dan Kemenhub dijadwalkan menggelar rapat final terkait soft opening Bandara Internasional Dhoho Kediri. Dalam agenda tersebut, nantinya akan melihat hasil proses kalibrasi yang sudah berlangsung sejak Kamis (7/12) lalu.