
Jamaah haji asal Malang, embarkasi Surabaya tiba di bandara internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz Madinah, Sabtu. Tahun ini layanan fast track menjangkau lebih dari 125 ribu jamaah haji. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com – Jamaah haji Indonesia secara bertahap mulai mendapatkan layanan fast track, yang mempercepat proses keimigrasian.
Berdaarkan data Kementerian Haji dan Umrah, tahun ini lebih dari 125 ribu jamaah haji Indonesia akan menikmati layanan fast track.
Artinya, lebih dari 60 persen jamaah haji reguler Indonesia telah mendapatkan layanan ini.
Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia, sehingga jamaah tidak perlu antre saat tiba di Jeddah atau Madinah.
“Layanan fast track ini secara nyata mempercepat proses kedatangan jamaah di Tanah Suci. Jamaah bisa langsung menuju hotel tanpa harus melalui antrean panjang imigrasi, sehingga lebih nyaman, terutama bagi lansia dan kelompok rentan,” terang Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, Minggu (26/4).
Tahun ini, layanan fast track sudah tersedia di empat bandara. Yakni Bandara Soekarno-Hatta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar.
Penambahan bandara Makassar menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan fast track.
“Sejak di embarkasi, kami pastikan jamaah mendapatkan layanan yang lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian dokumen, hingga akomodasi dan konsumsi yang memadai agar jamaah siap berangkat dalam kondisi prima,” lanjut Maria.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi pemerintah Arab Saudi atas kelanjutan layanan fast track tahun ini.
Sebab, layanan fast track amat membantu kelancaran keberangkatan jamaah haji Indonesia, khususnya dalam hal pergerakan di Imigrasi.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
