Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 17.40 WIB

Erupsi Gunung Marapi Sulit Dideteksi, Badan Geologi Tegaskan Semua Pihak harus Patuhi Imbauan PVMBG Terkait Level Waspada

Gunung Marapi, Sumatera Barat./ Sumber: Kementerian ESDM

JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta semua pihak untuk mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang telah mengeluarkan rekomendasi terkait status Waspada (Level II) Gunung Marapi, Sumatera Barat.

"Gunung Marapi telah mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 800 meter dari puncak pada 4 Desember 2023 pukul 22.00 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam intensitas tebal condong kearah barat daya," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dengan durasi kurang lebih 1 menit 8 detik," tambah Muhammad Wafid dalam konferensi pers terkait Perkembangan Aktivitas Gunung Marapi Sumatera Barat, Senin (4/12), dilansir dari laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM.

Selain itu, Wafid mengatakan terkait dengan Gunung Marapi yang dikutip dari rilis Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (5/12), saat ini berada pada level II (Waspada).

Level tersebut sudah direkomendasikan masyarakat disekitar Gunung Marapi dan pengunjung ataupun wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi pada radius 3 Km dari kawah.

"PVMBG sudah mengeluarkan rekomendasi terkait aktivitas vulkanik Gunung Marapi dan sudah di informasikan kepada pihak-pihak terkait termasuk Pemerintah Daerah untuk dipatuhi," lanjut Wafid.

Sedangkan Kepala Badan Geologi, Kepala PVMBG Hendra Gunawan menambahkan jika Gunung Api Marapi (2.981 meter) secara administratif terletak dalam wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

"Gunung Marapi dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berada di Jl. Prof. Hazairin no 168 Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat," jelas Hendra.

Hendra menjelaskan jika sifat dari erupsi Gunung Marapi itu sangat sulit dideteksi.

Bahkan pengamatan secara visual yang dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2023 di kawah aktif Gunung Marapi tidak terlihat adanya aktivitas Vulkanik.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore