Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2023 | 05.48 WIB

Memahami Asal Usul Keistimewaan Yogyakarta Melalui Lensa Sejarahnya, dari Kesultanan Hingga Kota Otonom

Ilustrasi sejarah Kota Yogyakarta. (Instagram/@Ahmad Quldi) - Image

Ilustrasi sejarah Kota Yogyakarta. (Instagram/@Ahmad Quldi)

JawaPos.com - Kota Yogyakarta atau yang kerap disebut dengan Jogja, adalah kota yang memiliki sejarah panjang.

Yogyakarta berarti Yogya yang kerta, Yogya yang makmur, sedangkan Ngayogyakarta Hadiningrat berarti Yogya yang makmur dan yang paling utama

Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta diambil dari nama (ibu) kota Sanskrit Ayodhya dalam epos Ramayana.

Dalam penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa). 

Dilansir dari jogjakota.go.id pada Senin (4/12), peristiwa pembentukan kota ini berawal dari Perjanjian Gianti pada 13 Februari 1755 antara Mataram dengan kompeni Belanda.

Dalam perjanjian itu, Mataram dibagi menjadi dua wilayah.

Separuhnya tetap menjadi hak Kerajaan Surakarta, sedangkan setengahnya menjadi hak Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I.

Dalam perjanjian itu, wilayah kekuasaannya meliputi Mataram (Yogyakarta), Pojong, Sukowati, Bagelen, Kedu, Bumigede, dan beberapa daerah mancanegara.

Tanggal 13 Maret 1755, Sultan Hamengku Buwono I menetapkan wilayahnya sebagai Ngayogyakarta Hadiningrat dengan ibukota di Ngayogyakarta.

Ngayogyakarta sekarang dikenal sebagai Yogyakarta.

Tempat ini dipilih karena letaknya di antara sungai Winongo dan sungai Code, strategis dari segi pertahanan pada masa itu.

Setelah penetapan tersebut, Sultan Hamengku Buwono I memerintahkan rakyat membabat hutan di Beringin untuk membangun Kraton.

Sebelum Kraton selesai, beliau menempati pesanggrahan Ambarketawang di daerah Gamping. Pemindahan resmi ke Istana Baru terjadi pada 7 Oktober 1756.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII menerima piagam pengangkatan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore