Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2023 | 19.00 WIB

Wacana Geopark Pongkor Jadi Warisan UNESCO Tengah Diprioritaskan RPD Kabupaten Bogor

Penyerahan sertifikat geopark nasional bagi Geopark Pongkor Bogor oleh Deputi Kemaritiman Setkab / sumber: diskominfo.bogorkab.go.id - Image

Penyerahan sertifikat geopark nasional bagi Geopark Pongkor Bogor oleh Deputi Kemaritiman Setkab / sumber: diskominfo.bogorkab.go.id

JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang berupaya untuk mengajukan Geopark Pongkor masuk dalam daftar United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Global Geoparks (UGGp).

Sebelumnya tahun 2018 lalu, Geopark Pongkor yang berada di Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor resmi didapuk menjadi Geopark Nasional.

Dikutip dari Antara pada Kamis (30/11), sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, menyatakan bahwa rencana ini telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

Tujuan dari rencana ini adalah menjadikan Geopark Nasional Pongkor sebagai bagian dari UGGp.

Namun, terdapat perubahan target untuk mencapai status UGGp yang kini ditunda hingga tahun 2025, karena adanya pembatasan jumlah pengusulan UGGp setiap tahun.

Burhan menjelaskan bahwa kebijakan pengembangan Geopark Pongkor kini termasuk dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Bogor Tahun 2024-2026 sebagai salah satu prioritas.

Geopark Nasional Pongkor memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata Kabupaten Bogor dan merupakan salah satu dari sembilan Geopark Nasional di Indonesia.

Luas wilayah Geopark Nasional Pongkor mencapai 130,15 ribu hektar meliputi 15 kecamatan, 172 desa, dengan 12 geosite multi objek, 38 geosite individual, dan 15 lokasi wisata yang berkaitan dengan geosite.

Ia mengimbau Badan Pengurus Geopark Pongkor untuk bekerja secara lebih optimal, membangun sinergi, dan berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk keberlanjutan Geopark Pongkor serta untuk mencapai status UGGp.

Pengembangan ini mencakup upaya kolaboratif pemerintah dan pemangku kepentingan untuk melestarikan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya.

Pengembangan ini harus berdasarkan tiga pilar utama, yaitu konservasi, edukasi, dan pembangunan perekonomian masyarakat yang berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa melalui pembangunan destinasi wisata dan upaya lainnya, diharapkan Geopark ini mampu meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat setempat.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang mendukung perkembangan Geopark Pongkor menjadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore