Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto. (ANTARA/PUPR)
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mempercepat proses pembangunan perumahan bagi masyarakat jelang akhir tahun 2023.
Dilansir dari Antara pada Selasa (28/11), kabar percepatan pembangunan perumahan itu diungkapkan oleh Iwan Suprijanto selaku Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.
"Kami (Kementerian PUPR) terus menyelesaikan tugas pembangunan perumahan untuk masyarakat bisa diselesaikan secepatnya. Apalagi waktu pelaksanaan kegiatan 2023 segera berakhir," kata Iwan di Jakarta, Selasa (28/11).
Pihak PUPR terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan mitra kerja untuk mendorong kinerja penyelenggaraan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya dan prasarana, sarana, serta utilitas (PSU) perumahan.
"Kami juga mencatat realisasi kegiatan fisik padat karya yakni pelibatan masyarakat melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk mengurangi rumah tidak layak huni sebanyak 150.380 unit rumah dengan progress keuangan 98,43 persen dan fisik 99,97 persen," tuturnya.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan mengharapkan progres pembangunan rumah untuk masyarakat bisa tercapai sesuai perencanaan yang ditetapkan hingga akhir tahun 2023.
Untuk itu, PUPR juga melaksanakan Manajemen Risiko Ditjen Perumahan mengingat Kementerian PUPR memiliki target kinerja tinggi dengan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi dan percepatan infrastruktur.
"Kami juga terus memitigasi risiko terjadinya fraud dalam pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa serta praktik korupsi di Kementerian PUPR. Kedepannya diharapkan seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan dapat ikut serta dalam pengembangan kompetensi bidang Manajemen Risiko," ungkapnya.
Iwan juga mengungkapkan beberapa prioritas penganggaran dalam rangka pemenuhan kebutuhan tambahan Tahun 2024.
Sejumlah prioritas kegiatan di TA 2024 di antaranya adalah penyediaan hunian untuk ASN di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan penyelesaian pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri.
PUPR juga menargetkan pemenuhan kegiatan Rusun dan Rumah Khusus kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) TA 2023-2024.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
