
Nawawi Pomolango ditunjuk menjadi Ketua KPK sementara oleh Presiden Jokowi.
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menjadi Ketua KPK sementara. Nawawi menggantikan Firli Bahuri yang diberhentikan setelah tersandung kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Hal itu sebagaimana keputusan presiden (Keppres) tentang pemberhentian sementara Firli Bahuri dari Ketua KPK saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (24/11) malam.
Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo, mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang telah menandatangani Keppres pemberhentian sementara Ketua KPK Firli Bahuri, sekaligus menetapkan Nawawi Pomolango sebagai ketua sementara. Keputusan itu merupakan solusi cepat dan tepat.
"Sehingga tidak ada lagi alasan Firli untuk bisa ikut campur dalam kerja pemberantasan korupsi karena Keppres sudah terbit," kata Yudi kepad wartawan, Minggu (26/11).
Menurut Yudi, Nawawi merupakan yang terbaik dari empat orang pimpinan yang tersisa. Hal ini dirasakan saat dirinya sempat bekerja sama dengan Nawawi selama dua tahun dari 2019 sampai dengan 2021.
Dalam sisi keilmuan, kata Yudi, Nawawi mempunyai kompetensi tinggi, karena merupakan mantan hakim Tipikor. Selain itu, di kalangan pegawai, Nawawi juga diterima dan dipercaya semua pihak.
"Kita tahu pegawai KPK terdiri dari unsur antara lain dari Kepolisian, Kejaksaan dan ASN KPK," papar Yudi.
Yudi menambahkan, terpenting Nawawi jauh dari sosok kontroversi. Apalagi yang bersangkutan juga termasuk jarang tampil ke publik. Namun, ia tak memungkiri sebagai Wakil Ketua KPK, Nawawi berada dibayang-bayang Firli Bahuri, tetapi dengan telah ditunjuk langsung Presiden Jokowi menjadi Ketua KPK diyakini akan berani untuk berbuat dan bertindak lebih, demi menaikkan marwah KPK dan upaya pemberantasan korupsi.
Oleh karena itu, Yudi mengharapkan rekan-rekannya yang masih berjuang di kelembagaan KPK agar solid di bawah kepemimpinan dan arahan Nawawi. Serta dapart memutus akses, serta tidak memberi informasi apapun terutama terkait kasus-kasus korupsi kepada Firli Bahuri.
Lebih jauh, Yudi menyebutkan banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan Nawawi sebagai Ketua KPK sementara.
Mulai dari mensolidkan internal KPK, hingga menjawab keraguan dan menurunnya kepercayaan publik akibat Firli Bahuri menjadi tersangka, dalam kasus pemerasan.
"Sehingga Nawawi harus memprioritaskan penyelesaiaan kasus kasus yang sedang ditangani KPK saat ini. Jika pak Nawawi butuh masukan dan saran, yudi menyatakan bersedia membantu memberi masukan," pungkas Yudi.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
