Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 November 2023 | 19.25 WIB

Gerai McDonald’s dan Starbucks Melbourne Australia Dipenuhi Stiker Boikot, Netizen Indonesia: Di Sini Masih Ramai

Gerai McDonald’s dan Starbucks Melbourne Australia disegel oleh warga setempat dengan penempelan stiker boikot./X/@stillindigo

JawaPos.com - Pemboikotan beberapa brand yang memberikan dukungan pada Israel, masih kencang dilakukan oleh pendukung Palestina di seluruh dunia.

Termasuk di Melbourne, Australia, dimana gerai McDonald’s dan Starbucks disegel oleh warga setempat dengan penempelan stiker boikot.

Akun X @stillindigo memposting beberapa foto bukti dengan caption, “Pergi melihat starbucks dan mcdonalds di swanston street kemarin. keduanya tutup.”

Stiker boikot yang ditempelkan di pintu, dinding, hingga pada logo McDonald’s dan Starbucks tersebut bertuliskan “Perusahaan ini mendukung genosida”, serta bendera Israel yang dicoret dengan tulisan “boikot”.

Terdapat pula stiker pemberitahuan dari Gerakan BDS yang bertuliskan, “Jangan membeli produk ini. Mendukung Israel: negara yang sangat melanggar hukum internasional, konvensi Jenewa ke-4, dan dasar Hak Asasi Manusia. Dukung Hak Asasi Manusia. Boikot Israel sampai mereka menaati hukum internasional.”

Hal tersebut mendapatkan respon dari netizen Indonesia yang membandingkannya dengan situasi di tanah air.

Meskipun pemboikotan terhadap brand dan produk pro Israel cukup kencang disuarakan oleh warganet Indonesia, namun kenyataannya gerai McDonald’s dan Starbucks masih ramai dikunjungi.

“Malu mcd simpang mcd ip mcd dimana mana masih rame disini mah euy,” kata akun X @deestfuu yang menyoroti kawasan Bandung.

Akun @ciemoci juga menanggapi dengan situasi di domisilinya, “Tangerang masi rame.”

Begitu juga dengan akun @brionitallis yang mengabarkan kenyataan keadaan di tempat tinggalnya.

“Di surabaya mcd kfc starbucks jg masih pada rame aja.. ga nampak boikot"nya,” katanya.

Beberapa warganet lain pun menimpali dengan memberitahukan situasi McDonald’s dan Starbucks di kota mereka yang masih ramai dengan pengunjung.

Dilansir JawaPos.com dari website BDS Movement, McDonald’s bersama beberapa brand lain kini menjadi sasaran boikot di beberapa negara meski tidak diprakarsai oleh gerakan BDS.

Hal itu disebabkan karena perusahaan-perusahaan tersebut, atau cabang dan waralaba mereka di Israel secara terbuka mendukung apartheid Israel dan/atau memberikan sumbangan dalam bentuk barang kepada Israel.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore