
ilustrasi ikan salmon.
JawaPos.com – Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau dikenal sindrom iritasi usus merupakan gangguan pencernaan yang umum terjadi khususnya usus besar.
Penderita IBS biasanya memiliki gejala rasa tak nyaman pada perut seperti kembung, diare, kentut berlebihan, sembelit, sakit dan kram perut. Biasanya berlangsung dalam jangka waktu lama serta berulang.
Dilansir JawaPos.com dari laman Kemenkes, Senin (20/11), ada beberapa faktor resiko yang dialami penderita IBS yakni berjenis kelamin perempuan, berusia kurang dari 50 tahun, memiliki riwayat IBS pada keluarga.
Kemudian riwayat gangguan jiwa, mengalami infeksi bakteri atau virus di saluran pencernaan, dan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.
Terdapat tiga jenis IBS berdasarkan gejala atau jenis masalah buang air besar yaitu IBS with Constipation (IBS-C), ditandai sembelit yang mengakibatkan tekstur feses mengeras dan sulit keluar.
Lalu, IBS with Diarrhea (IBS-D) yang ditandai oleh diare atau feses lebih cair dan IBS with Mixed Bowel Habits (IBS-M) ditandai gejala campuran diare dan sembelit.
Meskipun gejala tersebut bisa dirasakan berbeda oleh sebagian orang, hal ini tetap mengganggu dan berdampak negatif di kehidupan sehari-hari.
Selain itu, penderita IBS harus membatasi Fermentable, Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharides, and Polyol (FODMAP), kumpulan karbohidrat rantai pendek yang kurang baik diserap usus kecil.
Lebih lanjut difermentasikan oleh bakteri menghasilkan gas menyebabkan gejala pencernaan pada beberapa orang seperti kembung dan sakit perut.
Oleh karena itu, penderita IBS disarankan mengubah pola makan sebagai langkah penyembuhan. Misal IBS-C dianjurkan tingkatkan asupan serat lewat buah, sayur, dan cairan.
Sedangkan IBS-D dianjurkan menjauhi makanan yang mengandung laktosa dan mengurangi asupan serat.
Lantas, sajian seperti apa yang baik dikonsumsi untuk penderita IBS? Dikutip dari Eating Well, berikut delapan rekomendasi makanan sehat menurut ahli diet.
1. Ikan salmon
Menurut ahli diet Sarah Schlichter, salmon dan ikan berlemak lainnya kaya akan asam lemak omega-3 tak jenuh, EPA, dan DHA. Ini dikenal sebagai anti-inflamasi yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan bantu mengurangi peradangan usus yang menyebabkan gejala IBS.
Kemudian dalam International Journal of Molecular Sciences, konsumsi ikan berminyak misal salmon dan sarden bisa meringankan gejala gastrointestinal, setidaknya dua porsi ikan seberat 4 ons per minggu.
2. Paprika
“Paprika adalah sayuran rendah FODMAP dan tidak menyebabkan kembung atau masalah pencernaan,” ungkap Schlichter.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
